BREAKING NEWS
 

Hari Listrik Nasional, Pertamina Tambah 80 Desa Energi Berdikari

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 27 Oktober 2025 18:35 WIB
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Muhrizal Putra Gunawan, petambak ikan tradisional di Lhokseumawe, Aceh, kerap dipusingkan tingginya biaya operasional tambak. Tagihan listrik untuk menggerakkan kincir, mesin pakan ikan, hingga penerangan malam hari sering kali menekan keuntungan. Kondisi serupa juga dialami para anggota Kelompok Petani Tambak Meuhase di Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu.

Kini, beban tersebut mulai teratasi berkat program Desa Energi Berdikari (DEB) dari PT Pertamina (Persero) yang menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di desa mereka.

“Melalui program DEB, kami mendapat dukungan PLTS berkapasitas 4,4 kWp dengan baterai penyimpanan 10 kWh. Selain itu, kami juga dilatih mengoperasikan sistem PLTS dan mengelola tambak dengan lebih efisien. Hasilnya, kami bisa menghemat biaya listrik lebih dari Rp9 juta per tahun,” kata Muhrizal di Lhokseumawe, Senin (27/10).

Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-80, Pertamina meresmikan 80 DEB baru di seluruh Indonesia, sebagian besar berada di luar Pulau Jawa. Peresmian secara nasional dipusatkan di DEB Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, binaan Aviation Fuel Terminal Adi Sumarmo.

Baca juga : Forum Manajemen Risiko Pertamina 2025: Pertamina NRE Ubah Risiko Jadi Peluang

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menjelaskan, pembangunan 80 DEB baru ini menambah jumlah total menjadi 252 desa binaan yang telah diberdayakan Pertamina di berbagai wilayah Indonesia.

“Sekitar 70 persen di antaranya berada di luar Pulau Jawa. Program ini memanfaatkan energi terbarukan dan teknologi tepat guna untuk mendorong aktivitas ekonomi kerakyatan desa, sejalan dengan Asta Cita pemerintah,” ujar Arya.

Menurut Arya, 80 DEB baru yang dibangun tahun ini mampu menciptakan nilai ekonomi kerakyatan sebesar Rp1,7 miliar per tahun, dirasakan langsung oleh lebih dari 96 ribu jiwa, termasuk 15 penyandang disabilitas.

Adsense

Pemanfaatan energi terbarukan di 80 DEB itu juga mampu mereduksi emisi karbon lebih dari 12 ribu ton CO₂eq per tahun. Dari jumlah tersebut, 75 desa menggunakan PLTS dengan total daya 448.400 Wattpeak (Wp), sementara lima desa lainnya memanfaatkan biogas dan metana dengan kapasitas 16.060 m³ per tahun.

Secara tematik, 80 DEB baru terdiri atas 53 DEB Ketahanan Pangan, 16 DEB Wisata Energi, dan 11 DEB Pesisir Modern, yang masing-masing berfokus pada pengembangan pertanian berkelanjutan, pariwisata berbasis energi, serta teknologi perikanan pesisir.

Baca juga : HUT Ke-80 ESDM, Pertamina Siap Kolaborasi Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Bupati Boyolali Agus Irawan menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Pertamina dalam memberdayakan masyarakat desa melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Terima kasih kepada Pertamina yang selama ini konsisten melakukan pendampingan dan inovasi di Kabupaten Boyolali. Kami berharap bantuan program TJSL ini dapat menjangkau lebih banyak desa dan kecamatan lainnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan peresmian tersebut, Pertamina juga menyerahkan bantuan solar panel berkapasitas 6,6 kWp plus baterai kepada DEB Sobokerto, yang akan dimanfaatkan untuk mendukung peralatan IoT pertanian hasil inovasi startup Adosistering binaan program Seed and Scale Pertamuda. Selain itu, diserahkan pula tempat sampah induk untuk Pasar Mangu Boyolali dan 1.000 bibit pohon untuk penghijauan.

Arya menambahkan, pada 2026 Pertamina menargetkan tambahan 80 DEB baru sehingga total mencapai 332 desa yang diberdayakan.

“Melalui kerja sama dengan PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM, kami juga melatih 88 local heroes penggerak DEB untuk mendapatkan sertifikasi pengoperasian PLTS. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mampu mengoperasikan, tetapi juga merawat PLTS mereka,” ujarnya.

Baca juga : Digitalisasi Jadi Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi Hingga Pelosok

Kegiatan peresmian turut dihadiri oleh Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, VP CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto, Bupati Boyolali Agus Irawan, serta perwakilan Pemkab Boyolali, camat, kepala desa, dan kelompok tani setempat.

Program Desa Energi Berdikari Pertamina sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-6 tentang membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense