BREAKING NEWS
 

Rupiah Melemah Ke Rp 16.709 Per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 4 November 2025 09:20 WIB
Foto: Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa pagi dibuka melemah 0,19 persen ke posisi Rp 16.709 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 16.676 per dolar AS.

Pelemahan rupiah sejalan dengan tren mata uang di kawasan Asia yang mayoritas terkoreksi terhadap dolar AS. Won Korea Selatan turun 0,56 persen, dolar Taiwan melemah 0,29 persen, baht Thailand turun 0,18 persen, ringgit Malaysia melemah 0,16 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,10 persen, yen Jepang turun 0,07 persen, yuan China melemah 0,04 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen.

Baca juga : Rupiah Melemah di Awal Pekan Ke Level Rp 16.649 Per Dolar AS

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,09 persen ke level 99,79. Meski melemah terhadap dolar AS, rupiah justru menguat terhadap beberapa mata uang lain, yakni naik 0,36 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 21.953 dan menguat 0,34 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 10.921.

Adsense

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen global yang memengaruhi pergerakan rupiah adalah ketidakpastian mengenai penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada Desember mendatang, di tengah berlanjutnya penutupan pemerintahan (government shutdown) di Amerika Serikat.

Baca juga : IHSG Dibuka Menguat Ke 8.208, Didukung Sentimen Positif Global

“Saat ini, penutupan pemerintah AS telah memasuki minggu kelima tanpa ada terobosan, setelah Senat ditunda pada Kamis pekan lalu,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Selasa (4/11/2025).

Ia menambahkan, meskipun Presiden Donald Trump telah mendesak Partai Republik untuk mengakhiri filibuster guna mempercepat pembahasan RUU pendanaan, perundingan di Senat masih mandek.

Baca juga : Kisah Pelaut PIS Hadapi Ombak, Bajak Laut, dan Tantangan Global

“Penutupan pemerintah ini telah menunda rilis data ekonomi utama AS dan meningkatkan kekhawatiran atas dampaknya terhadap perekonomian secara lebih luas, yang membuat dolar terus menguat,” jelasnya.

Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 16.670 hingga Rp 16.730 per dolar AS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense