BREAKING NEWS
 

Linknet Dorong Perluasan Konektivitas Nasional Berbasis Kolaborasi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 7 November 2025 07:59 WIB
Hari kedua National Technology Summit (NTS) 2025, Kamis (6/11/2025). (Foto: Dok. Linknet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Linknet berkomitmen membangun ekosistem konektivitas nasional berbasis kolaborasi. Hal itu disampaikan di hari kedua National Technology Summit (NTS) 2025, Kamis (6/11/2025).

Melalui forum ini, Linknet menyoroti pentingnya perluasan jaringan internet rumah (home broadband) di Indonesia yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan besar. Terutama di luar wilayah perkotaan dan Pulau Jawa.

Baca juga : Dari Tanjung Sauh, BACenter Dorong Reformasi Kebijakan KEK Nasional

Dalam sesi diskusi, dipaparkan bahwa akses internet di Indonesia saat ini masih didominasi penggunaan jaringan mobile. Sementara, kebutuhan koneksi berbasis fiber optik terus meningkat seiring pesatnya adopsi layanan digital yang menuntut stabilitas dan kapasitas lebih tinggi.

Adsense

“Tantangan utama infrastruktur digital di Indonesia bukan hanya teknologi, tapi juga geografi. Dengan 70 persen wilayah berupa lautan, membangun konektivitas rumah ke rumah tidak bisa dilakukan sendirian. Karena itu kami memilih model kolaborasi, bukan kompetisi,” ujar Chief Technology and Network Officer Linknet, Erick Satya Arianto.

Baca juga : Kumpul di Bandung, Ratusan Aktivis Lintas Generasi Yakin Prabowo Bawa Perbaikan

Erick menjelaskan, saat ini Linknet berfokus sebagai penyedia infrastruktur yang dapat dimanfaatkan para penyelenggara layanan internet (ISP). ISP berperan menangani produk, layanan pelanggan, dan penetrasi pasar di wilayah masing-masing.

“Setiap ISP punya kekuatan lokal dan pemahaman pasar yang berbeda. Peran kami adalah menyediakan jaringan yang andal dan dapat diakses bersama melalui skema open access. Dengan begitu, perluasan broadband bisa lebih cepat dan merata,” lanjut Erick.

Baca juga : Munchen Menang Di Paris, Juventus dan Atletico Raih Hasil Berbeda

Dalam pengelolaan jaringan, Linknet juga telah menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk perencanaan area jaringan, pemantauan infrastruktur, dan peningkatan pengalaman pelanggan (customer experience). Namun, penerapan teknologi ini saat ini masih difokuskan untuk meningkatkan efisiensi operasional internal.

Rangkaian National Technology Summit 2025 resmi ditutup siang kemarin, setelah menghadirkan diskusi lintas sektor terkait konektivitas berkelanjutan, digitalisasi inklusif, dan sinergi industri teknologi di Indonesia. Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi Linknet bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense