BREAKING NEWS
 

Fasilitas LCI Di Cilegon Resmi Beroperasi

Investor Asing Percaya Prospek Ekonomi Kita

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Sabtu, 8 November 2025 06:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menyambut baik beroperasinya fasilitas produksi PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, yang menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian industri petrokimia nasional. Pabrik yang dibangun investor asal Korea Selatan itu diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Kamis (6/11/2025).

Pengoperasian pabrik tersebut menjadi bukti kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia. 

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, penguatan sektor kimia hulu merupakan langkah strategis mendorong transformasi industri dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. 

“Ini menjadi bukti keberhasilan dukungan Pemerintah terhadap investasi strategis yang diharapkan dapat direplikasi pada proyek-proyek lainnya,” ujar 

Baca juga : Petani Perlu Diedukasi Teknik Kerek Produksi

Airlangga dalam keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (7/11/2025). Airlangga menjelaskan, investasi fasilitas produksi LCI telah dimulai sejak 2016 dan menjadi langkah penting dalam percepatan realisasi investasi di sektor industri dasar. 

Fasilitas baru tersebut menggunakan bahan baku naphtha dan Liquified Petroleum Gas (LPG) dengan kapasitas tahunan mencapai 1 juta ton etilena dan 520 ribu ton propilena. 

Adsense

Produksi itu akan menggantikan impor bahan baku kimia hulu bernilai miliaran dolar, serta membuka potensi ekspor baru yang memperpanjang tren surplus neraca perdagangan nasional. 

Menurut Airlangga, penguatan industri manufaktur merupakan salah satu strategi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. 

Baca juga : Ratusan Ribu Warga Jakarta Kegendutan

“Keberadaan industri hulu yang kuat diharapkan dapat semakin memperkokoh pertumbuhan industri intermediate dan hilir,” harap Airlangga. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menegaskan, proyek LCI merupakan contoh konkret arah kebijakan investasi hilirisasi yang menjadi prioritas nasional. 

“Proyek ini menunjukkan keberhasilan strategi hilirisasi Pemerintah dalam mendorong proses pengolahan sumber daya dilakukan di dalam negeri, sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujar Rosan dalam keterangan resmi Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kamis (6/11/2025). 

Rosan menambahkan, kehadiran LCI menjadi bukti nyata kepercayaan investor global terhadap arah kebijakan hilirisasi Indonesia. Sekaligus pemicu tumbuhnya minat investasi baru di berbagai sektor pengolahan dalam negeri. 

Baca juga : Usai Melantik 138 Pejabat, Bupati Ponorogo Di-OTT KPK

Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Chairman Lotte Corporation Shin Dong-bin menyatakan, pihaknya berkomitmen memperluas bisnis petrokimia bernilai tambah tinggi untuk memperkuat kapasitas industri Indonesia, serta menciptakan lebih dari 21.000 lapangan kerja langsung maupun tidak langsung. 

“Sejalan dengan visi Presiden Prabowo tentang Indonesia yang kuat dan mandiri, kami akan terus berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Indonesia,” tegas Shin. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense