Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Dalam operasi senyap yang dilakukan di Jawa Timur, komisi antirasuah menangkap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
“Salah satu pihak yang diamankan Bupati Ponorogo,” ujar juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).
Meski begitu, Budi belum membeberkan secara detail berapa pihak yang diamankan bersama Bupati Ponorogo. “Nanti kami akan update secara berkala karena saat ini tim masih di lapangan,” ucap Budi.
Baca juga : Tottenham Hotspur Vs Manchester United, Rebutan Naik Peringkat
Bupati Ponorogo bersama beberapa pihak yang diamankan akan dibawa ke markas komisi pimpinan Setyo Budiyanto di Jakarta Selatan, hari ini, Sabtu (8/11/2025) pagi.
“Pihak-pihak yang diamankan, rencana dibawa ke Jakarta besok. salah satunya Bupati,” beber Budi.
Sementara Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto memberi sedikit bocoran kasus dugaan rasuah yang menjerat Bupati Ponorogo. “Terkait mutasi dan promosi jabatan,” tutur Fitroh saat dikonfirmasi.
Baca juga : Tim Transisi Mamdani Diisi Srikandi New York
Sebelum ditangkap, siang harinya Sugiri Sancoko melantik 138 pejabat baru di lingkungan Pemkab Ponorogo, dari eselon II hingga IV.
Pelantikan tersebut digelar di Pringgitan, sebutan untuk Rumah Dinas Bupati, di jalan alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan. acara berlangsung dari pukul 14.00 WIB, hingga pukul 15.15 WIB.
Yang menarik, Sugiri Sancoko menegaskan, mutasi dilakukan berdasarkan pertimbangan yang matang. Tidak ada suap, klaimnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya