RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pengembangan industri halal akan menjadi bagian penting dalam Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) yang saat ini tengah disusun oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Strategi ini merupakan peta jalan industrialisasi Indonesia menuju Visi Indonesia Emas 2045, dengan menempatkan sektor industri sebagai tulang punggung perekonomian nasional dan motor kemandirian bangsa.
Baca juga : Industri Hulu Migas: Punggawa Palagan Ketahanan Energi Nasional
“SBIN tidak hanya dirancang sebagai kebijakan sektoral, tetapi sebagai strategi nasional yang berakar pada visi Presiden melalui Asta Cita, serta selaras dengan arah pembangunan jangka panjang dalam RPJPN 2025–2045,” ujar Agus dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama antara Kemenperin dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Menurut Agus, pengembangan industri halal memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi nasional. Hal ini karena industri halal memiliki keterkaitan (linkage) yang luas, baik ke sektor hulu (backward linkage) maupun ke sektor hilir (forward linkage).
Baca juga : Brand Lokal Kian Cuan Berkat Strategi Jitu di E-Commerce
“Dengan rantai pasok yang panjang, industri halal memberikan multiplier effect besar. Pertumbuhan di sektor hilir akan menstimulasi permintaan di sektor hulu, menciptakan nilai tambah berlapis di seluruh ekosistem industri,” jelasnya.
Agus menambahkan, pertumbuhan industri halal di tahun-tahun mendatang diyakini dapat memperkuat ketahanan sosial-ekonomi nasional, memperluas kontribusi Indonesia dalam perdagangan global, serta meningkatkan cadangan devisa negara.
Baca juga : Hilirisasi Mineral Kritis, Kunci Indonesia Perkuat Posisi Global
“Selain itu, industri halal juga akan membuka lebih banyak lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat, sejalan dengan semangat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” ujar Agus.
Penandatanganan kerja sama antara Kemenperin dan BPJPH dilakukan untuk memperkuat ekosistem industri halal nasional agar semakin kompetitif dan berdaya saing global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.