RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memulai pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) KUD Bina Mina di Kecamatan Labuhan Maringgai, Rabu (12/11/2025).
Pembangunan ini bertujuan mendorong ketahanan energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Acara groundbreaking dihadiri oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.
Kecamatan Labuhan Maringgai memiliki sekitar 7.000 nelayan dengan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) mencapai 10 kiloliter per hari.
Baca juga : Bidik Pertumbuhan 6-8 Persen, Pemerintah Matangkan Jurus Sumitronomics
Ferry Juliantono menegaskan kehadiran SPBUN berbasis koperasi merupakan wujud nyata ekonomi gotong royong yang berkeadilan.
“Groundbreaking SPBUN berbasis koperasi ini adalah upaya konkret mendorong pemerataan energi bagi nelayan. Pemerintah, Pertamina Patra Niaga, dan gerakan koperasi bergerak cepat agar nelayan memperoleh BBM tepat sasaran, mudah diakses, dan efisien untuk kegiatan melaut,” ujar Ferry.
Ferry menambahkan, SPBUN KUD Bina Mina diharapkan menjadi model tata kelola energi berbasis koperasi yang berkelanjutan di wilayah maritim lainnya.
Mars Ega Legowo Putra menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah memperkuat koperasi nelayan.
Baca juga : KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Ponorogo, Sita Uang Tunai
“Pertamina Patra Niaga sangat mendukung upaya nelayan yang berkoperasi dan mendorong berdirinya SPBUN karena BBM ini menjadi variabel utama nelayan dalam melaut. Dengan SPBUN milik koperasi, produktivitas dan pendapatan nelayan dapat meningkat,” kata Mars Ega.
Ia menambahkan, pembangunan SPBUN juga sejalan dengan program pemerintah melalui Kampung Nelayan Merah Putih dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
“Lewat SPBUN, Pertamina Patra Niaga terus berupaya memberikan layanan terbaik dari sisi availability (ketersediaan), accessibility (kemudahan akses), acceptability (kualitas produk), serta sustainability (keberlanjutan bisnis),” ujarnya.
Selain BBM, Pertamina Patra Niaga juga akan memperluas penyaluran LPG subsidi dan nonsubsidi melalui koperasi desa.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga dan Garuda Indonesia Hadirkan Tukar Poin MyPertamina
Mars Ega menegaskan, layanan energi untuk masyarakat nelayan akan terus diperluas agar energi bersubsidi dapat diakses dengan mudah dan akuntabel.
Saat ini, Pertamina Patra Niaga telah mengoperasikan 416 SPBUN di seluruh Indonesia, dengan 94 unit lainnya dalam tahap pembangunan.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, Pertamina Patra Niaga, dan koperasi lokal dalam memperkuat ekonomi pesisir.
“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik groundbreaking SPBUN di Lampung Timur. Sebagai provinsi maritim dengan potensi tangkap dan budidaya besar, SPBUN ini diharapkan menjadi titik awal penguatan ekonomi pesisir,” ujar Jihan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.