RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah merumuskan usulan kebijakan insentif dan stimulus bagi sektor otomotif yang akan diajukan kepada pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kebijakan tersebut menjadi perhatian khusus mengingat sektor otomotif memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, terutama karena keterkaitannya dengan lapangan kerja dan rantai pasok industri lainnya.
Baca juga : Kemenperin Siap Jadikan RI Pusat Industri Halal Dunia
“Kami di Kemenperin sedang dalam proses merumuskan kebijakan insentif atau stimulus untuk sektor otomotif yang nantinya akan diajukan ke Menko Ekon. Sektor ini terlalu penting untuk diabaikan karena memiliki backward dan power linkage yang kuat, termasuk dari sisi ketenagakerjaan yang harus kita lindungi,” ujar Agus di Jakarta, Kamis.
Menurut Agus, kebijakan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja di industri otomotif sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja baru. Ia menilai penting adanya perhatian khusus pemerintah, terutama dalam bentuk kebijakan fiskal yang dapat diberlakukan pada 2026.
Baca juga : Kemenhut Siapkan Peraturan Turunan Untuk Perkuat Tata Kelola Karbon
“Kita harapkan ada perhatian khusus, paling tidak melalui kebijakan fiskal 2026 agar sektor otomotif bisa tumbuh lebih cepat dan berkontribusi optimal terhadap ekonomi nasional,” katanya.
Agus menambahkan, pengalaman pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa kebijakan stimulus bagi sektor otomotif terbukti efektif dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pemulihan industri.
Baca juga : Kemenperin Gandeng BPJPH Kembangkan Industri Halal Indonesia
“Ketika pandemi Covid-19 terjadi, salah satu kebijakan tercepat yang diambil pemerintah adalah memberikan perhatian kepada sektor otomotif. Itu menjadi bukti bahwa sektor ini punya daya ungkit besar terhadap perekonomian,” ujarnya.
Dengan kebijakan yang sedang disiapkan tersebut, Kemenperin berharap sektor otomotif dapat terus berkembang dan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan industri manufaktur nasional di tahun-tahun mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.