BREAKING NEWS
 

Teken MoU, BSI Layani Transaksi Keuangan Syariah PP Muhammadiyah

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 17 November 2025 20:02 WIB
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kanan) dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir seusai menandatangani kerja sama, Senin (17/11/2025). (Foto: Dok. BSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Terutama pengembangan dengan prinsip syariah melalui penyediaan solusi transaksi keuangan syariah untuk seluruh jejaring kekuatan ekonomi umat terutama di lingkup Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Penandatanganan dilakukan masih dalam satu rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113 (1912-2025) yang akan dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Bandung, Jawa Barat.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bersyukur dan bangga, bisa melayani dan berkolaborasi dengan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Apalagi Muhammadiyah memiliki gerakan dakwah Islam yang bersifat sosial keagamaan dan kesejahteraan melalui aktivitas sosial, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Muhammadiyah adalah organisasi Islam tertua, sekaligus inisiator ekonomi syariah yang dalam sejarah. Harus diakui telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia dan pengembangan ekonomi syariah.,” kata Anggoro dalam keterangan resmi, Senin (17/11/2025).

Anggoro memastikan, BSI siap mendukung kegiatan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar melalui 1.039 cabang di seluruh Indonesia.

Kedua pihak sepakat untuk kerjasama dalam bidang pemanfaatan layanan perbankan dengan prinsip syariah yang mencakup cash management.

Baca juga : Teken MoU, Kemenkop Dan Apdesi Percepat Pembangunan Kopdes Merah Putih

Mencakup solusi pengelolaan likuiditas dan lainnya, pemanfaatan produk-produk dana seperti tabungan mudharabah, giro dan deposito, dan lainnya. Serta, pemanfaatan produk-produk pembiayaan yang berdasarkan prinsip syariah, kerja sama usaha/bisnis lainnya di antaranya pembukaan loket Payment Point Online Bank (PPOB) Co-Branding dalam bentuk Kartu Anggota/Pegawai/Mahasiswa dengan multifunction card.

“Termasuk kerja sama yang bersifat non-komersial, untuk pengembangan kemandirian umat terutama dalam pengembangan komunitas UMKM,” tutur Anggoro.

Selain kerja sama tersebut, BSI juga nantinya akan bergabung dalam aplikasi Muhammadiyah Aisyiah SuperApp (MASA). Saat ini, SuperApps tersebut sedang dalam pengembangan dan nantinya akan memayungi seluruh platform digital termasuk SatuMu.

Yaitu, platform digital terpadu yang mendukung tata kelola dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan (KTAM), organisasi (DOM), iuran (IuranMU), Tatakelola AUM, Kesehatan dan layanan lainnya.

Adsense

SatuMu memiliki total enam fitur dan saat ini telah live dua fitur, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah yang merekam 3 juta anggota dan Direktori Organisasi Muhammadiah (DOM) yang mencatat struktur organisasi tingkat PP hingga Ranting.

Sementara masih ada empat fitur yang masih dalam rencana development. Yakni, IuranMU, JDIH (Jaringan Informasi dan Dok Hukum), Sistem Manajemen AUM, Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).

Baca juga : Tengku Dewi, Gugat Nafkah Anak Ke Mantan Suami

“BSI selaku bank syariah terbesar akan menyediakan platfom pembayaran iuran Muhammadiyah bagi anggota melalui aplikasi BYOND serta platfom manajemen AUM,” ujarnya. 

Di kesempatan yang sama, BSI juga menyerahkan bantuan beasiswa bagi 31 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung yang diperuntukkan untuk membantu biaya kuliah.

“Kolaborasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah adalah ibarat sinergi menciptakan ekosistem kebaikan,”ujar Anggoro.

Ekosistem kebaikan itu dapat diimplementasikan dengan kegiatan literasi dan edukasi ekonomi dan keuangan syariah, integrasi sharia digital transaction platform, sistem zakat, infak, sedekah yang terintegrasi melalui aplikasi BAIQ Core, serta kemitraan strategis lainnya antara BSI dan AUM Muhammadiyah.

Saat ini BSI telah berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan hampir 6 ribu rekening AUM yang mencakup jasa Kesehatan, Pendidikan dan lainnya.

“BSI berharap dapat terus menjalin lebih luas lagi Kerjasama dengan Amal Usaha Muhammadiyah lainnya,” kata Anggoro.

Baca juga : BI Gelar Edukasi Keuangan Buat Pelajar Sekolah Rakyat

BSI juga telah melayani ekosistem AUM termasuk pegawai, guru, dosen, dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya dengan jumlah nasabah di atas 50 ribu.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berterima kasih atas komitmen bank untuk saling mendukung ekonomi dan perbankan sekaligus kesejahteraan umat yang menjadi komitmen utama bank syariah.

Haedar menambahkan, Muhammadiyah terus bergerak untuk memajukan umat, sementara BSI sebagai bank syariah milik Pemerintah juga berkomitmen mensejahterakan umat.

“Mudah-mudahan MoU ini juga bermanfaat untuk umat,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense