Sebelumnya
Kami menerobos hujan menuju tempat laundry itu. Di dalamnya, dua anak muda bekerja tekun: Hamid Zulkarnain, 26 tahun, dan Fayyaz Ammar El Nabel, 19 tahun. Keduanya adalah anggota Karang Taruna yang kini mendapat kesempatan belajar berwirausaha. “Dulu saya kerja di kedai kopi,” cerita Hamid sambil melipat selimut. “Di sini saya belajar hal baru. Ternyata menyenangkan.”
Hamid yang tengah kuliah di Jurusan Hukum, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, mencatat bahwa kapasitas laundry kini masih bervariasi—10 hingga 80 kilogram per hari. “Target kami 200 sampai 300 kilogram per hari,” katanya, penuh harap.
Agus tersenyum mendengar itu. “Yang penting pemuda-pemuda ini belajar dulu. Usaha ini untuk mereka juga.”
Baca juga : Rayakan Hari Pahlawan, Desabumi Berdayakan Warga Sukobubuk Dengan Energi Bersih
Gerak yang Menyatukan, Dampak yang Menguatkan
Dari saung kecil hingga bank sampah; dari PAUD hingga deru mesin cuci; dari beasiswa hingga gerobak sate Taichan—semuanya adalah jalinan gerak warga yang disatukan oleh semangat bersama.
Astra mungkin memberi fondasi, tetapi yang membuat fondasi itu tumbuh menjadi kehidupan adalah kolaborasi warga. Agus hanyalah pemantik, dan KBA hanyalah nama payungnya. Yang membuatnya hidup adalah gotong royong di tiap sudut kampung.
Baca juga : Mendagri: Kebijakan Pemda Harus Berdasar Data dan Teori Teruji
Di tengah hujan Jakarta yang tak berhenti, saya melihat sendiri: gerak kecil yang bersatu bisa menimbulkan dampak yang tak mudah hilang.
RW 06 mungkin tak tercantum di peta wisata. Tapi di sinilah sebuah kampung berseri—secara harfiah dan maknawi—tumbuh dari tangan-tangan yang bekerja bersama.
Dan dari kampung yang terus bergerak itu, Astra membuktikan: perubahan bukan datang dari yang besar, melainkan dari yang berani memulai. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.