Dark/Light Mode

Rayakan Hari Pahlawan, Desabumi Berdayakan Warga Sukobubuk Dengan Energi Bersih

Rabu, 12 November 2025 16:02 WIB
Pendiri Desabumi Gamma Thohir (tengah) berdiskusi dengan kelompok perhutanan sosial di KTH Sukobubuk tentang ketahanan pangan dan pengelolaan energi bersih berbasis masyarakat. (Dok. Desabumi)
Pendiri Desabumi Gamma Thohir (tengah) berdiskusi dengan kelompok perhutanan sosial di KTH Sukobubuk tentang ketahanan pangan dan pengelolaan energi bersih berbasis masyarakat. (Dok. Desabumi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Nasional, Desabumi bersama Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia dan Dayabumi Telekomunikasi menggelar kegiatan “Menghubungkan Desa, Menumbuhkan Harapan” di Desa Sukobubuk, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (11/11/2025).

Perayaan Hari Pahlawan kali ini diisi dengan aksi nyata yaitu menjaga bumi dan memberdayakan masyarakat lewat energi bersih serta digitalisasi desa. Desa Sukobubuk kini resmi menjadi model Desa Mandiri Energi dengan sistem PLTS 10 kWp dan 20 kWh, yang menggerakkan pompa irigasi pertanian, cold storage hasil panen, dan penerangan fasilitas umum.

Kombinasi energi surya dan koneksi internet satelit menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga, khususnya di sektor pertanian dan UMKM pangan.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, PLN EPI Luncurkan Marketplace Biomassa

“Kami membangun sistem ini dengan mendengarkan kebutuhan warga. Tujuannya agar potensi alam dan teknologi bisa disinergikan untuk hasil yang berkelanjutan,” ujar Zagy Berian, Pendiri SRE, dalam keterangan tertulis Rabu (12/11/2025).

Pendiri Desabumi Gamma Thohir menegaskan bahwa Sukobubuk menjadi bukti konkret bagaimana kemandirian energi dan akses digital dapat berjalan beriringan.

“Kami bangga melihat semangat masyarakat yang terus berkembang memanfaatkan energi terbarukan untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata Gamma.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, Dirut Pertamina: Perwira Pejuang Energi Indonesia

Salah satu warga, Rifqi Suweno, mengakui manfaat besar dari inovasi ini. “Sejak ada PLTS, pompa air bisa jalan kapan pun. Panen meningkat, penghasilan juga naik. Sekarang kami bisa jual hasil panen lewat online,” ujarnya.

Dalam agenda bertajuk Saba Desa– Energi dan Pangan, tim Desabumi dan SRE meninjau langsung infrastruktur PLTS serta berdialog dengan kelompok tani. Petani mengaku, berkat pompa air tenaga surya, mereka bisa bertahan menghadapi musim kemarau panjang. Produktivitas lahan naik hingga 30 persen.

Selain pertanian, warga kini mulai memanfaatkan internet desa untuk memasarkan produk olahan lokal seperti singkong, jagung, dan sayuran segar ke pasar daring.

Baca juga : Dapat Gelar Pahlawan, Soeharto Disebut Pemimpin Visioner dan Religius

Gamma Thohir menambahkan, momentum Hari Pahlawan menjadi simbol perjuangan baru di era modern.

“Kalau dulu pahlawan berjuang untuk kemerdekaan, kini kita berjuang untuk keberlanjutan. Setiap langkah kecil dari desa adalah bagian dari perjuangan menjaga bumi,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan dialog bersama masyarakat dan perwakilan SRE Indonesia, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan Desa Energi dan Digital sebagai masa depan pembangunan berkelanjutan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.