RM.id Rakyat Merdeka - Telkomsel memperkuat kesiapan infrastruktur jaringannya dalam menyambut lonjakan trafik komunikasi dan digital pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU).
Penguatan dilakukan melalui optimalisasi di 437 titik keramaian yang ditetapkan menggunakan pemodelan Machine Learning berdasarkan pertumbuhan trafik dan potensi ekonomi di masing-masing lokasi.
Aset infrastruktur jaringan Telkomsel kini didukung lebih dari 5.000 BTS 5G yang akan beroperasi di 79 kota/kabupaten hingga akhir 2025, serta cakupan 4G/LTE yang telah menjangkau lebih dari 97 persen populasi Indonesia. Selain itu, sebanyak 38 Compact Mobile BTS (COMBAT) turut disiagakan untuk memastikan stabilitas konektivitas di berbagai wilayah.
Baca juga : Pemkab Kotim Gandeng Mbizmarket Untuk Tingkatkan Pengadaan Moder
Distribusi titik keramaian yang menjadi fokus penguatan jaringan meliputi 291 titik area khusus seperti mal dan alun-alun, 58 titik transportasi seperti bandara, pelabuhan, dan stasiun, 20 titik rute mudik termasuk rest area dan SPBU, serta 68 titik kawasan residensial dan rumah ibadah.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna mengatakan, kesiapan jaringan pada periode akhir tahun menjadi perhatian khusus perusahaan. “Kami memastikan seluruh aset infrastruktur jaringan terdepan dan terluas Telkomsel beroperasi optimal. Dengan lebih dari 5.000 BTS 5G, cakupan 4G yang menjangkau 97 persen populasi, hingga penyediaan 38 COMBAT, kami ingin memberikan pengalaman konektivitas terbaik di momen Nataru,” ujarnya.
Untuk menjaga kualitas layanan secara real time, Telkomsel juga mengandalkan Autonomous Network berbasis end-to-end AI yang mampu melakukan deteksi dini, analisis, identifikasi, notifikasi, hingga penyelesaian gangguan secara otomatis di seluruh titik keramaian. Teknologi ini dikombinasikan dengan penggelaran jaringan 5G seamless dan contiguous yang hadir optimal di 92 titik prioritas.
Baca juga : Telkomsat Tingkatkan Akses Internet Desa Terpencil Di Kaltim
Telkomsel juga telah melakukan network drive test 4G dan 5G sepanjang lebih dari 18.000 km jalur mudik untuk memastikan konsistensi pengalaman pelanggan. “Hyper 5G yang dipadukan dengan kecerdasan buatan memungkinkan kami menghadirkan hyper reliable connectivity, yang sangat penting pada masa trafik tertinggi seperti Natal dan Tahun Baru,” kata Indra.
Selain peningkatan pada layanan mobile, Telkomsel melalui IndiHome juga melakukan sejumlah langkah proaktif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di layanan internet rumah. Upaya tersebut meliputi peningkatan performa pasca migrasi Network Gateway (PoP, BNG), penyediaan dashboard monitoring untuk pelanggan, modernisasi modem/ONT bagi sekitar 50 ribu pengguna prioritas, serta peningkatan kapabilitas perangkat secara berkala.
Berdasarkan proyeksi trafik Nataru, Telkomsel memperkirakan kenaikan trafik layanan data sebesar 17,9 persen dibanding hari biasa. Sementara trafik SMS diperkirakan naik 13,2 persen dan layanan suara turun 0,7 persen, dengan puncak payload diperkirakan mencapai 76,49 petabyte.
Baca juga : Menko PMK: Teknologi AI Harus Produktif dan Bebas dari Diskriminasi
Untuk layanan digital, Telkomsel memprediksi kenaikan signifikan pada sejumlah kategori, antara lain video streaming 28,3 persen (29,7 PB), media sosial 38,1 persen (21,8 PB), komunikasi digital 26,9 persen (11,6 PB), e-commerce 43,9 persen (1,9 PB), serta gim daring 23,2 persen (1,9 PB).
Indra menegaskan bahwa Telkomsel berkomitmen memberikan kualitas layanan terbaik bagi masyarakat. “Kami terus mengoptimalkan jaringan dan memanfaatkan teknologi AI untuk memastikan pelanggan dapat menikmati layanan secara lancar dan stabil, di mana pun mereka berada selama momen Nataru,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.