BREAKING NEWS
 

Easycash Genjot Literasi Keuangan Lewat Modul MOJANG

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 10 Desember 2025 19:37 WIB
Head of Corporate Affairs Easycash Wildan Kesuma, Director of Marketing,Communication & Community Development AFTECH Abynprima Rizki dan Financial Planner &Executive Vice President IARFC Indonesia Bareyn Mochaddin foto bersama setelahmemperkenalkan Modul Bijak Keuangan (MOJANG) di Mandiri BFN Fest 2025, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Foto: Easycash

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) menegaskan komitmennya memperluas literasi keuangan masyarakat melalui partisipasi dalam Mandiri BFN Fest 2025, puncak Bulan Fintech Nasional (BFN) yang diinisiasi oleh Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech).

Program tahunan ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik terkait layanan keuangan digital, termasuk pinjaman daring (pindar) berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Easycash.

Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, menyampaikan Easycash memperkenalkan modul edukasi baru, Modul Bijak Keuangan (MOJANG), untuk menjawab kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan nasional.

Survei OJK 2025 menunjukkan tingkat literasi keuangan berada pada 65,43 persen, sementara inklusi keuangan telah mencapai 80,51 persen.

"Artinya, masyarakat semakin cepat mengakses layanan keuangan digital, namun pemahamannya belum sepenuhnya sejalan. Untuk itu, Easycash menghadirkan MOJANG yang dapat digunakan sebagai panduan praktis para generasi muda agar dapat mengelola keuangan secara lebih bijak, memahami risiko, serta mengambil keputusan finansial yang bertanggung jawab," ujar Wildan di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Baca juga : Allano Lima Nikmati Kemenangan Persija Di GBK

Wildan menjelaskan, modul edukasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Easycash, Aftech, dan International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia.

MOJANG memuat materi dasar pengelolaan keuangan seperti pengaturan pendapatan, pengelolaan utang sehat, pemahaman reputasi kredit, hingga kemampuan membedakan platform pinjaman daring berizin dengan pinjol ilegal.

Modul disusun dalam dua format, yakni modul lengkap untuk kelas literasi dan workshop, serta versi zine yang lebih ringkas, visual, dan dekat dengan budaya populer untuk menjangkau Generasi Z, kelompok yang kini mencakup sekitar 28 persen populasi Indonesia.

“Kami percaya materi edukasi yang lebih ringkas, banyak visualisasi, dan erat dengan pop culture akan lebih efektif diterima oleh Gen Z. Harapan kami, modul bijak keuangan (MOJANG) format zine ini akan lebih diterima dan mendukung penyebaran materi edukasi yang lebih luas,” jelas Wildan.

Adsense

Dari sisi industri, Director of Marketing, Communication & Community Development Aftech, Abynprima Rizki, menilai pesatnya layanan pinjaman daring tercermin dari outstanding pendanaan yang mencapai Rp 90,99 triliun pada September 2025.

Baca juga : Kemenekraf Genjot Hilirisasi Film Dan Animasi Lewat AKTIF 2025

Menurut dia, layanan pendanaan digital (pindar) memberikan akses pembiayaan yang inklusif dan fleksibel, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Namun, Abyn mengingatkan risiko yang dapat muncul bila masyarakat tidak memahami bunga, tenor, kemampuan bayar, maupun perlindungan data pribadi.

“Untuk itu edukasi keuangan yang lebih kuat dan mudah dipahami menjadi kunci agar konsumen dapat memanfaatkan layanan pindar secara bertanggung jawab dan aman,” katanya.

Financial Planner & Executive Vice President IARFC Indonesia, Bareyn Mochaddin, menekankan pentingnya metode penyampaian yang sederhana dan aplikatif.

“Tantangan literasi keuangan bukan hanya pada substansi materi, tetapi juga pada cara penyampaian,” ujarnya.

Baca juga : Sulianto Edukasikan Finansial Generasi Muda Lewat TradeWithSuli

Dia menjelaskan IARFC telah bekerja sama dengan OJK untuk memperkuat pemahaman publik mengenai pengelolaan utang dan risiko gagal bayar.

“Kami optimistis literasi keuangan yang berkesinambungan dapat memberikan dampak nyata, relevan dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penggerak masa depan,” tambah Bareyn.

Ke depan, Easycash akan mengintegrasikan MOJANG dalam berbagai kegiatan literasi di daerah melalui kerja sama dengan universitas, komunitas, media, hingga kementerian dan lembaga. Materi MOJANG juga akan tersedia dalam format e-book melalui situs resmi Easycash dan akan diturunkan menjadi konten edukasi di kanal media sosial.

Langkah kolaboratif seperti ini dinilai menjadi strategi penting dalam mempercepat pemerataan literasi keuangan di Indonesia, sekaligus memastikan masyarakat lebih siap memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman dan bijak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense