Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kolaborasi PINTU Dan JULO Perluas Literasi Keuangan Lewat PINTU Goes to Office
Jumat, 31 Oktober 2025 17:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi crypto all-in-one di Indonesia kembali menggelar program edukasi "Pintu Goes to Office" yang menyasar kepada kalangan profesional.
Pada kesempatan ini, PINTU berkolaborasi dengan PT Julo Teknologi Finansial (JULO) selaku platform kredit digital untuk berdiskusi seputar investasi crypto dan teknologi blockchain.
Senior Vice President Strategy & Business PINTU Andy Putra, mengungkapkan, “Pintu Goes to Office merupakan program keempat yang dilaksanakan.
"Kami melihat antusiasme yang positif dari para peserta yang telah mengikuti sesi program edukasi dan literasi ini," ujar Andy dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).
Baca juga : Kolaborasi Binus University Dan Microsoft Dukung Pembelajaran AI Lewat GreatNusa
Andy menambahkan, JULO telah mengedukasi hampir 300 karyawan melalui program Pintu Goes to Office, termasuk kolaborasi strategis bersama JULO,.
“Kami mengapresiasi JULO yang telah memberikan kesempatan atas kolaborasi lintas sektor ini. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kita bisa bersama-sama mendorong akselerasi industri keuangan di Indonesia dengan program edukasi dan literasi guna memperkuat dasar pemahaman masyarakat tentang dunia keuangan dan juga investasi,” ungkap Andy.
President Director JULO, Harri Suhendra menyambut baik program Pintu Goes to Office yang diselenggarakan PINTU.
“Kami mendukung penuh kolaborasi program edukasi dan literasi yang diinisiasi oleh PINTU. Sebagai perusahaan fintech, kami memahami pentingnya peningkatan pemahaman keuangan bagi masyarakat serta mendukung inovasi di industri keuangan digital," ujar Harri.
Baca juga : BRI Peduli Salurkan Perahu Literasi Dorong Peningkatan Pendidikan Di Pesisir Tolitoli
Ia berharap kolaborasi antar fintech seperti ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Berdasarkan laporan dari Mordor Intelligence, industri fintech di Indonesia tahun 2025 diproyeksi mencapai Rp341,1 triliun.
Minat masyarakat terhadap layanan fintech di Indonesia terus meningkat Di tengah pertumbuhan industri ini, PINTU dan JULO memiliki pencapaian signifikan. PINTU telah mencatat lebih dari 10 juta unduhan hingga Oktober 2025, sementara JULO juga telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna serta telah menyalurkan pembiayaan ke lebih dari 3,27 juta nasabah di seluruh Indonesia.
Capaian tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap layanan fintech.
Baca juga : PUJAAN Vol. 4: Perkuat Literasi Digital dan Keuangan Pelaku Usaha Mikro Perempuan
“Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar dapat mengelola keuangan dan berinvestasi secara bijak," pungkas Andy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya