Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sulianto Edukasikan Finansial Generasi Muda Lewat TradeWithSuli
Selasa, 18 November 2025 16:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perkembangan ekonomi digital tidak hanya melahirkan gelombang investor muda, tetapi juga pendidik muda yang berperan penting membangun kesadaran finansial di masyarakat.
Salah satu figur yang paling mencuri perhatian adalah Sulianto Indria Putra, remaja berusia 19 tahun yang kini dikenal luas sebagai pendiri komunitas edukasi finansial TradeWithSuli.
Sulianto bukan sekadar sosok yang sukses secara finansial. Di balik aset pribadinya yang kini mencapai Rp100 miliar, dia membawa misi yang lebih besar yakni mengubah cara anak muda memahami uang, risiko, dan tanggung jawab finansial.
"Banyak orang ingin cepat kaya, tapi jarang yang ingin benar-benar paham. Saya ingin mengubah pola pikir itu,” ujar Sulianto dalam keterangan persnya, Selasa (18/11/2025).
Melalui TradeWithSuli, Sulianto membangun ruang edukatif yang jauh dari budaya sensasional. Komunitas ini tidak menjanjikan jalan pintas menuju kekayaan, melainkan mengajarkan logika berpikir dan etika finansial.
“Edukasi finansial harus dimulai dari kejujuran, bukan ambisi," ujarnya.
Baca juga : Dubes Witjaksono Adji Tampilkan Pesona Indonesia Di Resepsi Diplomatik
Bagi Sulianto, kejujuran bukan hanya tentang transparansi data, tapi juga tentang keberanian mengakui kesalahan dan belajar dari kegagalan.
Dalam komunitas yang dia pimpin, ratusan hingga ribuan anggota aktif berdiskusi setiap minggu mengenai pasar, strategi, hingga psikologi investasi.
Sulianto memimpin dengan gaya sederhana, tanpa jarak, menjawab setiap pertanyaan dengan sabar dan data yang terverifikasi.
Pendekatan ini membuat TradeWithSuli mendapat reputasi sebagai salah satu komunitas finansial paling kredibel dan bersih di kalangan anak muda.
Sulianto sendiri membangun kepercayaannya dari pengalaman pribadi yang tidak selalu mulus. Dia pernah kehilangan seluruh modal akibat keputusan impulsif di masa awal.
Namun, dari kegagalan itu ia belajar pentingnya disiplin dan kejujuran terhadap diri sendiri.
Baca juga : Mendikdasmen Ajak Generasi Muda Kerja Keras Meraih Prestasi
“Saya gagal karena sombong. Setelah itu, saya belajar untuk tenang, menghitung, dan mendengarkan data,” katanya.
Dari kesadaran inilah, filosofi TradeWithSuli terbentuk bahwa setiap perjalanan finansial yang sehat harus dimulai dari pemahaman diri dan integritas.
Fenomena TradeWithSuli menandai gelombang baru literasi keuangan di Indonesia, di mana anak muda tidak lagi melihat uang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai hasil dari proses berpikir yang benar.
Dalam setiap sesi edukasi, Sulianto menekankan pentingnya memahami risiko sebelum mencari imbal hasil. "Kalau pengetahuan jadi pondasi, uang akan mengikuti,” ujarnya.
Kini, TradeWithSuli tidak hanya menjadi komunitas, tetapi juga gerakan moral di kalangan anak muda.
Dia mengajak generasi baru untuk tidak mudah tergoda oleh narasi instan dan mengembalikan esensi belajar ke tempatnya semula, proses, bukan hasil.
Baca juga : Kirana Larasati, Menginspirasi Lewat Ajang Miss Universe
"Kita tidak sedang berkompetisi untuk cepat kaya, kita sedang belajar untuk tidak bodoh secara finansial,” ucapnya.
Dengan kepemimpinannya yang rendah hati dan prinsip yang kuat, Sulianto membawa wajah baru bagi dunia edukasi finansial Indonesia.
Ia menjadi simbol bahwa di tengah era yang dipenuhi janji palsu dan ambisi tanpa arah, kejujuran dan pengetahuan tetap merupakan mata uang paling berharga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya