BREAKING NEWS
 

LPS Shanghai 2025, Jimbaran Hijau Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Budaya

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Minggu, 14 Desember 2025 08:52 WIB
Pameran Luxury Property Showcase (LPS) Shanghai 2025 di Shanghai Exhibition Center, China. (Foto: Dok. Jimbaran Hijau)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengembang kawasan terpadu Jimbaran Hijau mencatatkan partisipasi penting dalam ajang Luxury Property Showcase (LPS) Shanghai 2025 yang berlangsung pada 5–7 Desember 2025 di Shanghai Exhibition Center, China.

Kehadiran ini menandai upaya Bali memperluas diplomasi investasi dengan menekankan kualitas pembangunan, keberlanjutan, dan pelestarian budaya lokal.

Sebagai satu-satunya perwakilan kawasan terpadu dari Bali, Jimbaran Hijau memperkenalkan pendekatan investasi properti yang tidak semata berorientasi pada pertumbuhan aset, tetapi juga pada dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Konsep ini dipresentasikan di tengah meningkatnya minat investor global terhadap proyek berprinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca juga : Pemkab Jepara Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Penguatan Ekosistem Digital

Head of Investment and Business Development Jimbaran Hijau Tavan Dutton, menyatakan bahwa respons investor di Shanghai menunjukkan pergeseran preferensi pasar.

Menurutnya, investor semakin mempertimbangkan nilai keberlanjutan dan kejelasan visi pengembangan kawasan.

“Minat yang muncul bukan hanya soal potensi finansial Bali sebagai destinasi premium, tetapi juga tentang bagaimana sebuah proyek dikelola secara bertanggung jawab dan selaras dengan karakter lokal,” ujar Tavan dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

Adsense

Dalam pameran tersebut, Bali diposisikan sebagai destinasi investasi yang relatif matang dan resilien, didukung pemulihan kunjungan wisatawan serta pertumbuhan segmen pariwisata kelas atas.

Baca juga : Pemenang MediaMIND 2025, Menggerakkan Ekonomi Berkelanjutan

Di tengah persaingan kawasan tropis Asia Tenggara, pendekatan berbasis budaya dinilai menjadi pembeda utama. Founder dan CEO Jimbaran Hijau, Dr. Putu Agung Prianta menegaskan, bahwa keikutsertaan pihaknya di LPS Shanghai tidak hanya membawa misi bisnis, tetapi juga nilai kebudayaan Bali.

“Kami memperkenalkan filosofi Tri Hita Karana sebagai fondasi pengembangan kawasan. Pembangunan modern di Bali harus tetap menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya," ujar Putu.

Putu menambahkan, respons investor menunjukkan bahwa prinsip ini semakin dipahami dan dihargai secara global.

Melalui booth tematik, Jimbaran Hijau menampilkan sejumlah proyek yang telah dan tengah dikembangkan, antara lain Raffles Bali, Natadesa Resort Residence, dan Jimbaran Hub.

Baca juga : Apresiasi Drusba Fest 2025, Bamsoet Dorong Penguatan Diplomasi Budaya RI-Rusia

Presentasi tersebut menyoroti konsep komunitas, pemulihan lingkungan, serta tata kelola kawasan yang telah memperoleh pengakuan di tingkat nasional dan internasional.

Partisipasi Jimbaran Hijau di LPS Shanghai 2025 dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendorong investasi berkualitas yang mendukung pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi daerah, khususnya di Bali.

Ajang ini sekaligus membuka peluang kerja sama strategis dengan investor yang memiliki visi jangka panjang terhadap pengembangan destinasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense