Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Apresiasi Drusba Fest 2025, Bamsoet Dorong Penguatan Diplomasi Budaya RI-Rusia
Rabu, 10 Desember 2025 22:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus Ketua Center of Russian Geographical Society (CRGS), Bambang Soesatyo, mengapresiasi digelarnya Festival Budaya Rusia (Drusba Fest 2025), di Kampus Paramadina, Jakarta, 10-11 Desember 2025. Acara yang diselenggarakan Paramadina Asia and Pacific Institute (PAPI) dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) ini menjadi panggung lintas budaya dengan mengadakan seminar, pertunjukan seni Rusia, hingga pemutaran film pilihan yang merekam perjalanan sosial dan sejarah negeri Beruang Merah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Pendiri/Sekretaris CRGS di Indonesia Suryo Susilo, Pendiri/Wakil Sekretaris CRGS di Indonesia Valery Fedortsov, dan Pendiri/Wakil Bendahara CRGS di Indonesia Timotheus Lesmana
Baca juga : Alfons Manibui Dorong Penguatan Dana Bagi Hasil Migas untuk Daerah Penghasil
Drusba Fest 2025 bertujuan memperkuat hubungan Indonesia–Rusia, terutama di tengah upaya memperluas kerja sama yang lebih inklusif di bidang pendidikan, kebudayaan, dan dialog antar warga. “Diplomasi tidak selalu hadir di meja perundingan formal. Justru interaksi budaya memberi ruang yang lebih terbuka, cair dan lekat dengan keseharian masyarakat," ujar Bamsoet, di Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Bamsoet memaparkan, Drusba Fest 2025 menghadirkan beragam acara yang cukup lengkap. Pada hari pertama, peserta disuguhi diskusi tentang dinamika pendidikan dan hubungan bilateral, termasuk pembahasan peluang penguatan riset bersama antar universitas Indonesia dan Rusia.
Baca juga : Bamsoet Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Tembus 9,7 Miliar Dolar di 2026
Di hari kedua, menghadirkan panggung seni tradisional, pertunjukan kontemporer, hingga sesi interaktif bahasa dan film yang menampilkan perubahan sosial di Rusia. Ragam program tersebut dirancang agar audiens tidak menjadi penonton pasif, tetapi ikut merasakan karakter budaya Rusia secara langsung.
Bamsoet menerangkan, festival ini menjadi ruang temu yang memperkuat hubungan Indonesia-Rusia, sekaligus memperkenalkan budaya Rusia kepada publik Indonesia melalui pendekatan yang edukatif, kreatif, dan relevan bagi generasi masa kini. “Persahabatan antarbangsa tidak lahir dari kesepakatan politik semata, melainkan juga dari perjumpaan antar warga negara," imbuhnya.
Baca juga : Astra Auto Fest 2025 Bidik Kantongi 4.000 Transaksi
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menjelaskan, Data Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mencatat bahwa kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia naik 18 persen sepanjang 2024. Sementara, minat pelajar Indonesia untuk studi ke Rusia terus meningkat dengan lebih dari 1.400 penerima beasiswa tahun akademik 2023–2024. Angka tersebut memperlihatkan kedekatan dua bangsa yang tumbuh melalui pertukaran budaya, pendidikan, dan interaksi langsung antar warga.
"Diplomasi kebudayaan menjadi jembatan yang mempertemukan manusia dengan manusia, gagasan dengan gagasan, serta peluang dengan masa depan yang lebih konstruktif. Ketika dua bangsa saling mengenal budayanya, kerja sama akan tumbuh lebih cepat dan lebih kuat," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya