BREAKING NEWS
 

Turunkan Stunting, Nestlé Indonesia Dapat Penghargaan Pemerintah

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 17 Desember 2025 18:09 WIB
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji berfoto bersama Market Nutritionist Lead PT Nestlé Indonesia Jennifer Handaja usai prosesi penyerahan penghargaan pada GENTING Collaboration Summit 2025 di JS Luwansa Hotel, Jakarta. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nestlé Indonesia meraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atas kontribusinya dalam mendukung percepatan penurunan stunting nasional.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang GENTING Collaboration Summit 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (10/12/2025), dengan tema “Sinergi untuk Negeri, Wujudkan Indonesia Bebas Stunting”.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengatakan, percepatan penurunan stunting membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha.

Baca juga : Emas Terus Lampaui Target, Indonesia Kian Dekat Sejarah SEA Games

“Dibutuhkan sinergi seluruh unsur pentahelix yang turun langsung mendampingi keluarga berisiko stunting. Kami mengapresiasi Nestlé Indonesia yang sejak 2022 konsisten menunjukkan komitmen nyata,” kata Wihaji.

Nestlé Indonesia diketahui menjalankan Program Pendampingan Gizi di Karawang, Batang, dan Pasuruan. Program tersebut menyasar keluarga berisiko stunting melalui intervensi gizi dan edukasi berkelanjutan di tingkat komunitas.

Adsense

Sebagai bagian dari Program GENTING, Nestlé menyalurkan satu butir telur dan satu gelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus setiap hari selama enam bulan, mulai Juli 2025 hingga Januari 2026. Program ini telah menjangkau lebih dari 630 anak berisiko stunting serta melibatkan sekitar 1.350 orang tua, kader posyandu, ibu hamil, dan ibu menyusui dari lebih 95 desa.

Baca juga : Anugerah KIP, Gerindra Raih 2 Penghargaan Sekaligus

Selain dukungan nutrisi, Nestlé Indonesia juga memberikan edukasi mengenai gizi anak, pola makan sehat, keamanan pangan, jajanan sehat, dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Presiden Direktur Nestlé Indonesia Georgios Badaro menegaskan pentingnya gizi sejak usia dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. “Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus pengingat bahwa intervensi gizi harus berjalan seiring edukasi dan pemberdayaan keluarga untuk menciptakan dampak berkelanjutan,” ujarnya.

Marketing Manager PT Nestlé Indonesia Ankur Mittal menambahkan partisipasi keluarga dan komunitas berperan penting dalam penerapan perilaku gizi baik.

Baca juga : LOreal Indonesia Buka Jalan Bagi Perempuan Bekerja setelah Career Break

“Melalui Program Pendampingan Gizi, kami tidak hanya menyediakan akses gizi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui edukasi dan peningkatan literasi,” katanya.

Nestlé Indonesia menyatakan akan memperkuat pendekatan berbasis data untuk integrasi intervensi gizi dan edukasi masyarakat dalam rangka mendukung target penurunan prevalensi stunting menjadi 14,2 persen pada 2029, sekaligus mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense