BREAKING NEWS
 

Berkat Video Viral Zulkarnain, Relawan Pertamina Tembus Kampung Sunting

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 20 Desember 2025 11:40 WIB
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Kondisi akses menuju Kampung Sunting di Aceh Tamiang menjadi sangat sulit pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Jarak 23 kilometer dari pusat kota yang biasanya hanya ditempuh 45 menit kini membutuhkan waktu lebih dari tiga jam perjalanan, dilanjutkan dengan dua jam berjalan kaki melalui jalur berlumpur dan licin.

Bantuan akhirnya dapat menjangkau daerah itu setelah sebuah video viral memperlihatkan sosok Zulkarnain, warga Kampung Sunting berusia 37 tahun dengan keterbatasan fisik, yang tetap bersemangat mencari puing rumahnya yang rata dengan tanah akibat bencana. Video tersebut menggugah Relawan Pertamina Peduli yang berada di Posko Aceh Tamiang untuk mencari Kampung Sunting dan memastikan bantuan dapat tiba.

Baca juga : Gandeng GIZ, Pertamina Kebut Transisi Energi

Tim relawan yang berangkat terdiri dari empat pekerja relawan serta tiga tenaga medis—dokter dan perawat—yang membawa misi untuk memberikan bantuan kesehatan dan logistik.

Akibat terputusnya akses, warga Kampung Sunting belum mendapatkan bantuan medis, obat-obatan, maupun pakaian bersih. Banyak warga masih mengenakan pakaian yang sama sejak bencana terjadi.

Adsense

“Kami tetap datang karena di sini memang belum ada bantuan medis sama sekali. Banyak warga yang membutuhkan penanganan, termasuk ibu hamil tujuh bulan dan para lansia,” kata dr. Haryati Victoria dari RS Pertamina Prabumulih, salah satu tenaga medis dalam tim.

Baca juga : Ketika Relawan Pertamina Menembus Banjir Aceh Tamiang Bawa Bantuan

Salah satu warga yang berhasil ditangani adalah Ishak (76), yang mengalami sesak napas. Pemeriksaan awal menunjukkan indikasi pembengkakan jantung dan adanya cairan di paru-paru. Dengan keterbatasan obat, tim memutuskan mengevakuasi Ishak menggunakan motor menuju ambulans, untuk kemudian dirujuk ke RSUD Langsa.

Kedatangan Tim Relawan Pertamina Peduli disambut hangat warga karena bantuan tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menyediakan obat-obatan serta bahan pokok dan makanan cepat saji. Namun, jumlah bantuan yang dibawa tetap terbatas mengingat medan yang harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Selain layanan kesehatan, tim juga melakukan trauma healing untuk anak-anak melalui permainan ringan dan kuis, serta memberikan tambahan asupan susu untuk mendukung pemulihan anak-anak pascabencana.

Baca juga : Berantas Sindikat Narkoba, BNN Gerebek Kampung Berlan Jaktim

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyatakan, Pertamina Group berkomitmen membantu warga terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya.

“Pertamina Peduli berupaya hadir langsung di tengah masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk di daerah yang belum tersentuh bantuan. Kami percaya kehadiran relawan, tenaga medis, dan bantuan kemanusiaan dapat meringankan beban warga serta membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar Baron.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin dalam transisi energi, terus mendukung target Net Zero Emission 2060 dan mendorong program sosial yang sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya sosial kemanusiaan ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, dengan koordinasi dan dukungan berbagai pihak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense