RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memanfaatkan momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Yakni, melalui penguatan konsumsi rumah tangga, peningkatan mobilitas masyarakat dan mempercepat belanja negara.
Pemerintah sudah menyiapkan sejumlah paket kebijakan untuk memanfaatkan potensi mengerek pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun.
Mulai dari penerapan Work From Anywhere (WFA) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), program belanja nasional, hingga pemberian insentif transportasi.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan WFA bagi ASN pada 29–31 Desember 2025 diyakini mendorong pergerakan masyarakat dan aktivitas belanja selama masa libur.
Baca juga : Modifikasi Crane Jadi Tower Darurat, Terobosan PLN Cepat Pulihkan Listrik Aceh
“Dengan penerapan Work From Anywhere, ASN dan keluarganya bisa berlibur dan konsumsi akan berjalan,” kata Airlangga usai peresmian Program Pelatihan Gig Economy bagi Generasi Z dan Artificial Intelligence Open Innovation Challenge di Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Pemerintah menilai kondisi makroekonomi nasional hingga akhir 2025 tetap solid.
Kinerja pasar keuangan menguat, neraca perdagangan dan transaksi berjalan mencatat surplus, cadangan devisa berada pada level tinggi.
Serta pertumbuhan kredit nasional tetap positif dengan dukungan likuiditas yang kuat.
Baca juga : Kebahagiaan Ibu Berpengaruh Terhadap Kebahagiaan Anak
“Capaian ini menjadi landasan optimisme Pemerintah terhadap keberlanjutan pertumbuhan ekonomi pada tahun mendatang,” ujar Airlangga.
Untuk menjaga momentum pada kuartal IV-2025, konsumsi masyarakat didorong melalui berbagai program belanja Natal dan Tahun Baru, baik secara daring maupun di ritel nasional.
Selain itu, puluhan agenda nasional digelar sepanjang Desember untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kombinasi kebijakan ini diharapkan memperluas perputaran ekonomi lintas wilayah selama periode libur akhir tahun,” ujarnya.
Baca juga : Aston Villa Vs Manchester United, Keras Tapi Menghibur
Pemerintah menargetkan, akumulasi belanja masyarakat mencapai Rp116 triliun pada Januari 2026, yang bersumber dari Hari Belanja Online Nasional, program BINA Indonesia (Belanja di Indonesia Aja), serta Epic Sale di jaringan minimarket sepanjang Desember.
Dari sisi mobilitas, Pemerintah memberikan diskon tiket kereta api, angkutan laut, pesawat udara, serta tarif tol pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.