RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) menunjukkan empati terhadap korban bencana alam di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera. Di tengah rangkaian uji kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 melalui kegiatan bertajuk PLN Mobile EVenture Siaga Kesiapan SPKLU Jelang Nataru 2025–2026, PLN turut menggalang donasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Donasi sebesar Rp 149.999.123 berhasil dihimpun dari para peserta EVenture. Mereka terdiri atas jajaran PLN Direktorat Retail dan Niaga, PLN Icon Plus, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), komunitas kolektor mobil listrik, serta perwakilan sejumlah kementerian seperti Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Dalam Negeri.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengatakan, penggalangan donasi tersebut menjadi wujud kepedulian PLN dan para peserta terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Donasi diserahkan secara simbolis oleh EVP Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistiawati, kepada Yayasan Baitul Mal UID Jawa Timur untuk selanjutnya disalurkan kepada korban bencana, khususnya di Aceh.
Baca juga : PLN Mobile EVenture Pastikan Kesiapan SPKLU Sambut Libur Nataru 2025
Adi menjelaskan, kegiatan yang berlangsung pada 15–18 Desember 2025 itu tidak hanya fokus pada pengujian infrastruktur kendaraan listrik, melainkan juga membawa misi kemanusiaan. "Yang pertama adalah stress test terhadap kesiagaan PLN dalam menghadapi Nataru, terutama kesiagaan EV charging di seluruh Indonesia untuk mendukung kelancaran mudik," ujarnya.
EVenture 2025 dilaksanakan melalui konvoi kendaraan listrik lintas Sumatera–Jawa untuk memastikan keandalan SPKLU pada jalur mudik utama. "Harapan kami, pengguna kendaraan listrik tidak ragu menggunakan kendaraannya secara aman karena SPKLU telah tersedia," kata Adi.
Selain penguatan infrastruktur, PLN Mobile EVenture juga mengedepankan solidaritas sosial. Dana hasil donasi peserta touring disalurkan melalui Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga : UBL Nyalakan 1.000 Lilin, Galang Rp 178 Juta untuk Korban Banjir Sumatera
Ketua Pendayagunaan YBM PLN Pusat, Mirza menyatakan, penyaluran bantuan dilakukan dengan prinsip kecepatan dan ketepatan sasaran. Rapid assessment dilakukan untuk memastikan kebutuhan yang paling mendesak dan menentukan titik distribusi prioritas.
Menurut Mirza, penyaluran bantuan telah berlangsung sejak 26 November 2025 melalui jaringan YBM unit terdekat, didukung YBM PLN Pusat serta unit lain di luar wilayah terdampak. Selain itu, YBM PLN juga bersinergi dengan komunitas dan lembaga setempat guna memaksimalkan efektivitas distribusi.
YBM PLN memandang aksi sosial ini sebagai bentuk solidaritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial insan PLN serta peserta EVenture terhadap lingkungan dan masyarakat.
Baca juga : Mendagri Tito Himpun Rp48 M Bantuan Daerah Untuk Bencana Sumatera
PLN Mobile EVenture 2025 merupakan bagian dari agenda Simulasi Perjalanan Siaga Kesiapan SPKLU Nataru 2025–2026. Kegiatan berlangsung selama empat hari, melalui rute Bandar Lampung–Bakauheni–Merak hingga Surabaya Selatan.
Selain pengecekan fasilitas SPKLU di jalur tol dan non-tol, PLN juga meresmikan SPKLU Center PLN UP3 Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Melalui kegiatan ini, PLN menegaskan komitmen bahwa upaya transisi energi bersih dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.