Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kemenhub Prediksi 119 Juta Orang Bepergian Saat Nataru
Senin, 15 Desember 2025 14:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Hal tersebut disampaikan Aan saat memberikan sambutan pada apel terpadu kesiapsiagaan operasional Angkutan Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diselenggarakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Lapangan Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (15/12/2025).
“Dengan peningkatan angka pergerakan, maka dipastikan akan terjadi perlambatan hingga kemacetan. Ini yang harus kita kelola dengan baik secara bersama-sama melalui sinergi dan kolaborasi,” ujar Aan.
Berdasarkan hasil survei prakiraan pergerakan Nataru 2025/2026 yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 42,01 persen atau sekitar 119,50 juta penduduk akan melakukan perjalanan ke luar kota. Angka tersebut meningkat 2,71 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025.
Baca juga : Sopir Truk Harap Pelarangan Operasional Saat Nataru Tidak Terlalu Lama
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 4 Januari 2026.
Tujuan perjalanan secara nasional masih didominasi wilayah Pulau Jawa dengan total prakiraan pergerakan mencapai 22,75 juta perjalanan. Provinsi tujuan tertinggi adalah Jawa Tengah sebesar 16,93 persen, Jawa Timur 14,09 persen, dan Jawa Barat 13,90 persen.
Sementara itu, sejumlah ruas tol utama yang diperkirakan mengalami peningkatan volume lalu lintas antara lain Jakarta–Cikampek, Jakarta–Bogor–Ciawi, Cipali, Semarang–Solo, serta Surabaya–Gempol.
“Jalan tol menjadi favorit, terutama Jakarta–Cikampek sesuai hasil survei. Karena itu, sangat tepat kita berkumpul di sini untuk mempersiapkan strategi pengelolaan lalu lintas di jalan tol. Tentunya jalan arteri juga menjadi perhatian kami,” imbuh Aan.
Baca juga : Menhub Target Zero Accident
Sejalan dengan itu, Ditjen Perhubungan Darat juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem selama periode Nataru 2025/2026. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi diperkirakan terjadi pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
“Kami sebagai pemangku kepentingan transportasi darat harus menyiapkan berbagai alternatif untuk memitigasi dampak puncak hujan ini,” kata Aan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari melengkapi administrasi kendaraan, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, hingga mematuhi peraturan lalu lintas. Perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor tidak disarankan demi keselamatan.
Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan angkutan umum resmi yang telah melalui pemeriksaan kelaikan atau ramp check, membeli tiket penyeberangan maksimal H-1 sebelum keberangkatan, serta beristirahat cukup untuk menghindari kelelahan saat berkendara.
Baca juga : Mendagri Tito Instruksikan Pemda Siaga Bencana Dan Nataru 2026
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Rivan Achmad Purwantono menyatakan apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kehormatan dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan Nataru.
“Jalan tol menjadi tujuan utama masyarakat saat Nataru maupun libur lainnya. Ini penting untuk kita jaga dan pastikan pelayanan berjalan dengan baik, sehingga kehadiran negara dapat dirasakan,” ujar Rivan.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan Polri dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, baik di jalan tol, jalan arteri, maupun pelabuhan penyeberangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya