BREAKING NEWS
 

Tempuh Jalur Alternatif, Mobil Tangki Pertamina Berhasil Masuk Takengon

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 25 Desember 2025 21:52 WIB
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya pemulihan pasokan energi di wilayah terdampak bencana terus dilakukan PT Pertamina (Persero). Melalui kolaborasi lintas pihak, dua mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina berhasil menembus wilayah yang sempat terisolasi pascabanjir dan longsor di Takengon, Aceh Tengah, melalui jalur darat alternatif.

Pada Rabu (24/12), BBM jenis Biosolar tiba di SPBU 14.245.499 Takengon dan SPBU 13.245.409 Bener Meriah setelah menempuh perjalanan sekitar 6–7 jam dari Integrated Terminal (IT) Pertamina Lhokseumawe.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, Pertamina terus berupaya memastikan distribusi energi ke wilayah terdampak bencana dengan berbagai skema dan jalur distribusi.

“Sebelumnya distribusi BBM ke wilayah ini dilakukan melalui jalur udara. Alhamdulillah, kini armada mobil tangki Pertamina berhasil masuk melalui jalur darat alternatif meski dengan tantangan medan yang cukup berat,” ujar Fahrougi.

Baca juga : Salurkan BBM Ke Takengon, Pertamina Kerahkan Transportasi Multi-Moda

BBM tersebut diangkut menggunakan mobil tangki berkapasitas 5 kiloliter (KL) dan 8 KL untuk memenuhi kebutuhan di SPBU Bener Meriah dan Takengon, yang berada di Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah.

Distribusi perdana melalui jalur darat ini menempuh rute alternatif Simpang KKA–Bener Meriah–Takengon sepanjang sekitar 100 kilometer. Jalur Simpang KKA masih memberlakukan sistem buka tutup. Apabila akses ditutup, kendaraan harus menempuh jalur memutar sejauh 444 kilometer dengan waktu tempuh hingga 12 jam.

Adsense

Selama perjalanan, mobil tangki mendapat pengawalan aparat penegak hukum guna memastikan kelancaran distribusi di tengah kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana.

Sebelumnya, sejak 13 Desember 2025, Pertamina telah memasok BBM ke wilayah Bener Meriah dan Takengon menggunakan skema distribusi darurat melalui jalur udara dengan pesawat Air Tractor.

Baca juga : Berkat Video Viral Zulkarnain, Relawan Pertamina Tembus Kampung Sunting

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menegaskan, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

“Di tengah kondisi darurat, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan pasokan energi dan mendukung aktivitas masyarakat serta layanan publik di wilayah terdampak bencana,” kata Baron.

Ia menambahkan, upaya ini juga sejalan dengan pelaksanaan Satgas Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pertamina yang berlangsung sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.

“Kami terus berupaya menembus medan sulit. Harapannya, distribusi energi ini dapat mendukung pemulihan dan memberi semangat bagi masyarakat, khususnya dalam menjalani Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Baca juga : Seskab: Sejak Detik Pertama Pemerintah Bergerak Tangani Banjir Sumatera

Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya tersebut dijalankan melalui transformasi berkelanjutan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense