BREAKING NEWS
 

Berhasil Produksi Minyak Mentah Perdana Di Aljazair

Pertamina Wujudkan Bring The Barrel Home

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Senin, 29 Desember 2025 06:30 WIB
PT Pertamina Internasional EP (PIEP), menorehkan tonggak penting dalam ekspansi globalnya dengan melaksanakan pengapalan perdana (first lifting) minyak mentah sebesar 1 juta barel menuju Indonesia dari Port Arzew, Oran, Aljazair. (Foto: Dok. Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ekspansi PT Pertamina Internasional EP (PIEP) di Aljazair menuai hasil positif. Perusahaan migas pelat merah itu berhasil melakukan produksi perdana dari Production Sharing Contract (PSC) Blok 405A dan hasilnya sebesar 1 juta barel tengah dalam pengiriman ke Tanah Air.

PIEP merupakan anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream PT Pertamina (Persero) sudah melakukan pengapalan perdana (first lifting) minyak mentah sebesar 1 juta barel menuju Indonesia dari Port Arzew, Oran, Aljazair, pada 24 Desember 2025. 

Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha mengatakan, pencapaian ini tonggak penting dalam memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain migas (minyak dan gas) internasional. 

Ia menjelaskan, pengapalan ini merupakan produksi pertama Pertamina di bawah perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) Blok 405A di Aljazair selama 25 tahun ke depan. Keberhasilan produksi minyak ini wujud nyata semangat Bring the Barrel Home dalam mendukung ketahanan energi nasional. 

Baca juga : Jakarta Berempati Pada Wilayah Terkena Bencana

“Kami menjalankan amanah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui praktik operasional yang unggul dan berkelanjutan di Aljazair,” ujar Syamsu dalam keterangannya, Minggu (28/12/2025). 

Kerja sama ini dimulai pada periode 2002-2003 melalui kontrak tahunan. Lalu, berlanjut dengan fleksibilitas transaksi spot pada 2006-2013, hingga memasuki fase ekspansi signifikan sejak 2014, melalui akuisisi hak pengelolaan Menzel Lejmat (MLN). 

Menurut Syamsu, hubungan komersial antara Sonatrach dan Pertamina telah terjalin lebih dari 25 tahun. Hubungan ini mencerminkan kemitraan strategis yang kuat, berkelanjutan, dan berorientasi pada penciptaan nilai bersama. 

Adsense

Karenanya, menjelang pelaksanaan lifting, kedua perusahaan telah menandatangani Lifting Service Contract di Kantor Pusat Sonatrach di Aljazair pada 22 Desember 2025. Penan­datanganan dilakukan Direktur Utama Pertamina Algeria EP (PAEP) Jon Erwin dan Vice President (VP) Commercialization Sonatrach Mayouf Belgacem. Serta disaksikan langsung oleh President & Chief Executive Officer (CEO) Sonatrach Noureddine Daoudi, Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Aljazair Chalief Akbar, serta Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha. 

Baca juga : Villa Mengejar Gelar Juara

“Kami berharap, kerja sama dengan Sonatrach ke depan semakin kuat dan berkelanjutan,” ucapnya. 

Di kesempatan yang sama, Komisaris Utama PIEP Dharmawan H. Samsu menambahkan, keberhasilan pengapalan perdana ini merupakan hasil dari proses diplomasi dan negosiasi yang panjang. 

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PAEP Jon Erwin menekankan, kolaborasi solid dengan Sonatrach telah memberikan landasan hukum dan operasional yang kuat untuk mengoptimalkan potensi Blok 405A. 

“Ini sekaligus memberikan manfaat bagi kedua negara,” katanya. 

Baca juga : Malaysia Open 2026, Indonesia Kirim 10 Wakil Terbaik

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menambahkan, pengapalan minyak mentah dari lapangan internasional ini membuktikan komitmen Pertamina dalam mencapai target kenaikan produksi migas untuk Indonesia. 

“Membawa hasil lifting migas dari lapangan luar negeri merupakan salah satu upaya Pertamina untuk mencapai ketahanan energi,” jelasnya. 

Sementara, Duta Besar RI untuk Aljazair Chalief Akbar mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, ini bukan sekadar kerja sama bisnis migas, melainkan simbol kuat hubungan bilateral Indonesia dan Aljazair. 

“Pemerintah Indonesia akan terus mendukung langkah Pertamina dalam mempererat kerja sama energi di masa mendatang, dan mendukung kebijakan ketahanan energi pemerintah Indonesia,” tutupnya. [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense