BREAKING NEWS
 

Pemerintah Kirim 1.000 Genset

Kebutuhan Listrik Darurat Lokasi Bencana Terpenuhi

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Senin, 29 Desember 2025 06:40 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (tengah) melepas pengiriman bantuan kemanusiaan berupa 1.000 unit generator set (genset) dan 3.000 unit kompor gas bagi warga terdampak bencana banjir Aceh dan Sumatera, di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/12/2025). Foto: INSTAGRAM/BAHLILLAHADALIA

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mengirim bantuan 1.000 generator set (genset) dan 3.000 kompor gas ke sejumlah wilayah terdampak banjir Sumatera. Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses listrik dan sarana memasak selama masa darurat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pengiriman genset dan kompor ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Bantuan diperuntukkan bagi warga di daerah yang hingga kini belum kembali teraliri listrik akibat kerusakan infrastruktur pascabanjir.

Baca juga : Pastikan Kondisi Internal Solid, PPP Kepri Sukses Gelar Musyawarah Wilayah

Bantuan genset akan disalurkan ke 224 desa di 10 kabupaten di Aceh yang masih mengalami gangguan kelistrikan. Pengiriman genset dilakukan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU). Sementara kompor gas beserta perlengkapannya dikirim melalui pesawat kargo.

“Kementerian ESDM mengirimkan bantuan 1.000 unit genset dengan kapasitas rata-rata 5 hingga 7 kilo volt ampere (kVA). Selain untuk rumah warga, genset ini juga digunakan untuk melistriki saudara-saudara kita yang masih berada di tenda-tenda pengungsian agar mereka bisa mendapatkan fasilitas listrik,” terang Bahlil, saat melepas pengiriman bantuan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Baca juga : Biaya Perawatan Tinggi, KPK Ajukan Lelang Dua Kapal Pesiar Terdakwa

Menurut Bahlil, genset menjadi solusi sementara bagi wilayah yang jaringan kelistrikannya belum dapat dipulihkan secara penuh akibat genangan air dan kerusakan infrastruktur. Meski jaringan tegangan tinggi di sejumlah titik telah kembali terhubung, sebagian wilayah masih mengalami gangguan pada jaringan tegangan rendah.

Dia menerangkan, aliran listrik untuk tegangan tinggi di Aceh sudah terkoneksi baik dari backbone Sumatera maupun dari Arun, Bireuen, dan Nagan Raya. “Namun, untuk jaringan tegangan rendah, masih banyak daerah yang belum bisa kita masuki karena infrastruktur belum selesai,” sambungnya.

Adsense

Baca juga : Pertamina Wujudkan Bring The Barrel Home

Bahlil menegaskan, Pemerintah akan terus melakukan intervensi penyediaan listrik selama infrastruktur darat dan jaringan tegangan rendah belum sepenuhnya pulih.

“Selama infrastruktur daratnya belum selesai dan jaringan tegangan rendahnya belum sepenuhnya berfungsi, kita akan intervensi dengan genset yang ada,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense