Sebelumnya
Dari sisi kinerja produksi, data Posko Nataru 2025 menunjukkan pergerakan penyeberangan di lintasan Gilimanuk-Ketapang tetap terjaga secara terkendali. Hingga periode H-10 sampai dengan H+2 Natal, realisasi penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk tercatat sebanyak 83.146 unit kendaraan atau tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan total penumpang mencapai 283.127 orang.
Sementara itu, dari Pelabuhan Ketapang tercatat 81.916 unit kendaraan dengan total penumpang 302.181 orang. Secara kumulatif, total kendaraan yang dilayani pada kedua arah lintasan mencapai lebih dari 165 ribu unit dengan pergerakan penumpang sekitar 585 ribu orang, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada momen libur akhir tahun.
Baca juga : 100 Ribu Orang Liburan Ke Kebun Binatang Ragunan
Selain kesiapan sarana dan prasarana, ASDP juga memperkuat koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam Posko Nataru, termasuk kepolisian, BPTD, KSOP, dan Pemerintah Daerah. Pemantauan data reservasi tiket Ferizy dilakukan secara berkala dan real time untuk memastikan distribusi trafik berjalan seimbang serta memungkinkan pengambilan keputusan cepat apabila terjadi peningkatan kepadatan.
“Fokus utama kami adalah keselamatan dan kelancaran layanan. Dengan dukungan personel operasional, fasilitas pelabuhan, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis layanan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang selama Nataru dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ujar Luthfi.
Tinjau Layanan Ketapang
Baca juga : Arsenal Vs Aston Villa, Potensi Gangguan Pesta Paruh Musim
Di hari yang sama, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan lapangan sekaligus rapat koordinasi di Pelabuhan Ketapang.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan terkait antara lain Direktur Teknik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nana Sutisna dan General Manager ASDP Cabang Ketapang Ardhi Ekapaty.
Baca juga : Alcaraz Pulang Kampung, Sinner Latihan Di Dubai
Mohammad Syafii menilai bahwa layanan penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk hingga saat ini telah terencana dan berjalan dengan baik. “Kami melihat tidak ada persoalan berarti dalam operasional penyeberangan selama Nataru. Namun demikian, penyamaan persepsi dan kolaborasi lintas sektor tetap menjadi kunci, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” ujarnya.
Penilaian tersebut sejalan dengan prinsip layanan yang selama ini dipegang ASDP. Direktur Teknik ASDP Nana Sutisna menegaskan bahwa layanan penyeberangan yang optimal hanya dapat terwujud melalui komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. “Keikhlasan dalam melayani, semangat kolaboratif, pengambilan keputusan berbasis data, koordinasi dan komunikasi yang solid, inovasi berkelanjutan, hingga perilaku positif di setiap lini pelayanan menjadi fondasi utama kami,” jelas Nana. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.