Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ke Aceh Tamiang Sebulan Setelah Bencana
Jajal Jembatan Darurat Kutablang, Macet 3 Jam
Senin, 29 Desember 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wartawan Rakyat Merdeka, Muhammad Ade Al Kautsar, kembali mengunjungi Aceh Tamiang untuk melihat langsung perkembangan perbaikan wilayah tersebut sebulan setelah dilanda banjir bandang. Berikut laporannya:
Hujan ringan yang mengguyur beberapa saat sebelum keberangkatan kami ke Aceh Tamiang, Sabtu (27/ 12/2025) malam, sempat bikin was-was. Karena kali ini kami melewati rute via Banda Aceh, yang tentu saja harus melintasi Pidie Jaya, yang baru saja dihantam banjir susulan akibat hujan deras, Rabu (24/12/2025) lalu.
Untungnya, dalam perjalanan hujan mereda. Tidak ada hambatan yang berarti di perjalanan. Hanya pemandangan rumah dan perabotan yang masih berlumpur di kirikanan jalan.
Kami baru terjebak macet parah ketika tiba di Bireun. Sekitar 5 km sebelum Jembatan Kutablang, atau juga disebut Jembatan Krueng Tingkeum.
Baca juga : Target Indonesia Emas 2045, Gerindra Gaungkan Transformasi Ekonomi
Jembatan bailey yang baru saja selesai dibangun oleh prajurit TNI Zidam Kodam Iskandar Muda dan Zipur 16 ini baru saja dibuka pada Sabtu (27/12/2025) lalu, sehari sebelum ketibaan kami pada Minggu (28/12) sore.
Sebelum menjajal jembatan ini, mobil yang kami tumpangi mengantre hingga sekitar 3 jam. Karena jembatan bailey dengan lebar 4 meter dan panjang 63 meter ini hanya muat satu lajur. Sehingga kendaraan yang melintas dari dua arah harus bergantian.
Petugas gabungan, mulai dari TNI/Polri hingga Dinas Perhubungan berjibaku mengatur antrean. Salah satu prajurit TNI yang sudah dua hari di lokasi, mengaku tak mudah mengatur kendaraan yang makin tumpah ruah di Minggu sore itu.
“Suara hampir habis ni,” ungkapnya, seraya tersenyum. “Cuma pagi dan siang saja tadi yang bisa tertib. Sorenya udah kacau lagi. Padahal kalau motormotor ini mau mengantre, arus bisa lancar, cuma karena berebut masuk dari dua arah akhirnya macet,” sambung prajurit korps baju loreng asal Mandailing Natal, Sumatera Utara ini.
Baca juga : Pastikan Kondisi Internal Solid, PPP Kepri Sukses Gelar Musyawarah Wilayah
Warga setempat, Saiful (29) mengatakan, sebenarnya ada opsi jalur lain yang bisa ditempuh pemotor roda dua. Yakni jembatan Awe Geutah, yang 10 hari lebih dulu selesai dibangun daripada Jembatan Kutablang.
Hanya saja, beban maksimal jembatan bailey itu hanya 8 ton. Sehingga tidak bisa dilewati truk atau mobil berukuran besar. Sementara beban maksimal Jembatan Kutablang mencapai 30 ton. “Harusnya motormotor lewat Awe Geutah saja. Supaya tidak bertumpuk semua di sini. Tapi mungkin karena waktu tempuhnya lebih lama sekitar 1 jam, makanya warga lebih memilih jalur ini,” lanjutnya.
Tenaga Ahli Anggota DPD Sudirman atau Haji Uma, yakni Muhammad Daud yang mengaku sempat menjajal Jembatan Awe Geutah sekitar 3 hari yang lalu juga merasa sangat terbantu dengan tersambungnya Jembatan Kutablang.
“Di jembatan Awe Geutah butuh waktu 56 jam malahan. Kalau siang di Jembatan Kutablang kemarin enggak semacet ini. Cuma kan karena mungkin hari ini hari Minggu, rame. Tapi di malam hari lebih mudah,” tuturnya.
Baca juga : Biaya Perawatan Tinggi, KPK Ajukan Lelang Dua Kapal Persiar Terdakwa
Kendati demikian, sosok yang karib disapa Mayor Daud di serial komedi Aceh Umpang Breuh ini mengimbau masyarakat untuk terbiasa membudayakan antre. “Jangan menerobos, kita khawatir terjadi keributan, karena ada warga lain yang sudah mengantre 23 jam. Hormati juga petugas yang sudah berjibaku melakukan penertiban lalu lintas yang sudah bekerja siang malam,” imbaunya.
Usai melintasi jembatan Kutablang, perjalanan menuju Aceh Tamiang masih panjang. Butuh waktu sekitar 7 jam lagi. Kami harapharap cemas ingin melihat perkembangan penanganan bencana setelah sekitar 30 hari yang lalu kami menembus Aceh Tamiang, via Sumatera Utara. Sampai jumpa di Tamiang. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya