BREAKING NEWS
 

Tekan Emisi, PLN EPI Gandeng BBSP KEBTKE Perkuat Bioenergi

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Kamis, 1 Januari 2026 20:46 WIB
PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani Nota Kesepahaman dengan BBSP KEBTKE untuk memperkuat pengembangan bioenergi sebagai instrumen penurunan emisi karbon. Kerja sama difokuskan pada pengujian, standardisasi, dan penyusunan kajian teknis bioenergi guna mendukung transisi energi, ketahanan energi nasional, serta target Net Zero Emission. (Foto: PLN EPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan bioenergi sebagai instrumen utama penurunan emisi karbon melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kerja sama tersebut difokuskan pada pengujian, standardisasi, serta penyusunan kajian teknis bioenergi guna mendukung target transisi energi, ketahanan energi nasional, dan pencapaian target emisi nol bersih atau Net Zero Emission.

Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan, bioenergi memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya sumber energi terbarukan yang dapat secara langsung menurunkan emisi karbon pada sistem pembangkit yang sudah beroperasi.

Menurut Rakhmad, sebelum masuk pada opsi pensiun dini pembangkit, upaya reduksi emisi harus dimaksimalkan melalui pemanfaatan bioenergi.

“Dalam kerangka net zero emission, bioenergi menjadi kunci karena tidak sekedar mengganti kapasitas, tetapi benar-benar menekan emisi karbon pada sistem yang sudah berjalan. Ini penting untuk memastikan transisi energi tetap realistis dan berkelanjutan,” ujar Rakhmad dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Baca juga : Lewat Program Makanan Bergizi, YBM PLN UIP JBB Perkuat Pencegahan Stunting

Ia menambahkan, sinergi dengan BBSP KEBTKE diharapkan dapat memperkuat fondasi teknis pengembangan bioenergi, mulai dari pengujian hingga evaluasi proyek, agar implementasi di lapangan berjalan konsisten dan terukur.

Sementara itu, Kepala BBSP KEBTKE Trois Dilisusendi menilai, bioenergi menjadi salah satu jawaban penting dalam agenda transisi energi nasional.

Saat ini, kontribusi bioenergi telah menyumbang lebih dari separuh porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

Adsense

Bioenergi itu lengkap. Ketika kita bicara gas ada biogas, bicara batubara ada biomassa, bicara BBM ada biofuel. Bahkan bioenergi tidak hanya net zero, tapi berpotensi menuju karbon negatif. Semakin besar pemanfaatannya, semakin cepat target net zero bisa dicapai,” kata Trois.

Menurut dia, BBSP KEBTKE siap mendukung pengembangan bioenergi melalui fasilitas pengujian, penyusunan data potensi energi baru dan terbarukan, kajian pra-feasibility study (pra-studi kelayakan) dan feasibility study (studi kelayakan), hingga pengembangan standar mutu.

Baca juga : PLN EPI Gandeng Panah Perak Megasarana Kembangkan Biomassa Nasional

“Kualitas menjadi kunci. Peningkatan persentase pemanfaatan bioenergi tidak akan berjalan jika standar mutu dan pengujian tidak dijaga dengan ketat,” ujarnya.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir menambahkan, kerja sama ini menjadi salah satu yang tercepat direalisasikan karena kebutuhan teknis di lapangan sudah sangat jelas.

Saat ini, PLN EPI mengelola pasokan bioenergi lebih dari dua juta ton per tahun dengan hampir seratus mitra, meski masih menghadapi tantangan dari sisi kualitas dan karakteristik biomassa.

“Kualitas terus membaik dari tahun ke tahun, tapi itu belum cukup. Kami butuh pengujian yang kredibel dan independen sejak awal agar standar bisa dijaga konsisten,” ujar Hokkop.

Ia menjelaskan, kerja sama juga mencakup penyusunan kajian pendahuluan dan studi kelayakan guna memastikan aspek teknis dan komersial proyek lebih terkontrol sejak tahap awal.

Baca juga : MoreFood Expo Gandeng APPMBGI Perkuat Ekosistem Produksi Pangan

Pengembangan standar mutu menjadi prioritas mengingat PLN EPI menargetkan pembangunan hingga 22 fasilitas produksi bioenergi sampai 2030.

“Volume besar tidak akan berarti jika mutunya tidak terjamin. Kami ingin kualitasnya dulu dikunci. Dengan keterlibatan BBSP KEBTKE, kami optimis pengembangan bioenergi bisa lebih disiplin, terukur, dan berkelanjutan,” kata Hokkop.

PLN EPI menargetkan kerja sama tersebut mulai diimplementasikan pada awal tahun depan sebagai bagian dari strategi menekan emisi, memperkuat bauran energi nasional, dan menjaga ketahanan energi jangka panjang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense