Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Aluminium Talk, Inalum Perkuat Sinergi Dengan Pelanggan
Senin, 1 Desember 2025 17:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menutup tahun 2025 dengan kinerja penjualan yang solid. Hingga Oktober 2025, volume penjualan aluminium perusahaan mencapai 236.517 ton atau 102,4 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar 231.034 ton. Capaian tersebut juga meningkat dibanding periode yang sama pada 2024 yang mencatatkan penjualan 227.114 ton.
Direktur Utama INALUM Melati Sarnita menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan yang terus memberikan kepercayaan kepada perusahaan. Ia menegaskan bahwa hubungan baik dengan pelanggan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri aluminium nasional.
“Kami berterima kasih kepada para customer, pemangku kebijakan, dan pelaku industri yang terus menjaga ekosistem pasar aluminium tetap kondusif. Kinerja ini tidak lepas dari dukungan kuat seluruh pemangku kepentingan,” kata Melati.

Peningkatan penjualan INALUM sepanjang 2025 ditopang kebutuhan yang terus bertumbuh dari berbagai sektor industri dalam negeri, termasuk sektor ekstrusi, otomotif, kabel, hingga industri lembaran aluminium.
Baca juga : PetroChina Perkuat Efisiensi dan Keamanan Operasi Jabung
Produk Ingot G1 tercatat menjadi kontributor terbesar penjualan, disusul produk lainnya seperti Ingot S1B, Alloy, Billet, Molten, dan Ingot S2. Selain pasar domestik, penjualan ekspor juga menunjukkan performa stabil. Malaysia menjadi negara tujuan ekspor terbesar, disusul Korea Selatan, Jepang, Cina, India, Thailand, dan beberapa negara lainnya.
Secara total, 76 persen penjualan aluminium INALUM dialokasikan untuk memenuhi pasar domestik, sementara 24 persen sisanya untuk pasar global.
Direktur Pengembangan Usaha INALUM Arif Haendra mengatakan pencapaian tersebut menjadi momentum penting menyongsong tahun 2026. Ia menilai penjualan yang kuat di pasar domestik maupun ekspor menunjukkan strategi bisnis perusahaan berlangsung efektif.
“Kami berharap dukungan seluruh pihak terus terjaga sehingga INALUM dapat mempertahankan stabilitas dan mencatat kinerja lebih baik pada 2026,” ujarnya.
Customer Gathering 2025
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan yang berkontribusi besar pada performa perusahaan, INALUM menggelar Customer Gathering 2025. Acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ajang diskusi melalui sesi Aluminium Talk yang membahas perkembangan industri aluminium dan prospek ekonomi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, INALUM memberikan penghargaan kepada pelanggan loyal dari berbagai lini produk, yaitu: INALUM Excellence Award – Alloy: PT Pakoakuina, INALUM Excellence Award – Billet: PT ATA Internasional Industri, INALUM Excellence Award – Ingot: PT Indonesia Smelting Technology, INALUM Loyal Customer Recognition: PT YKK AP Indonesia, dan INALUM Innovation Partner Award: PT Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia
Percepat Program Strategis
Baca juga : Kapolri Hadiri Jalan Santai PWI, Tekankan Pentingnya Sinergi Dengan Pers
Memasuki 2026, INALUM menegaskan komitmen memperkuat industri aluminium nasional melalui sejumlah proyek strategis. Perusahaan sedang mempersiapkan pengembangan pabrik pemurnian alumina SGAR Phase 2 dengan kapasitas hingga 2 juta ton alumina per tahun.
INALUM juga melanjutkan pembangunan smelter kedua di Mempawah sebagai bagian dari integrasi rantai pasok aluminium nasional. Selain itu, peningkatan kapasitas produksi di Smelter Kuala Tanjung dilakukan melalui pembangunan Potline 4.
Rangkaian program strategis tersebut diharapkan menjadi fondasi transformasi jangka panjang untuk mewujudkan industri aluminium Indonesia yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya