BREAKING NEWS
 

Pertama Di Indonesia, Pupuk Indonesia Group Bangun Pabrik NPK Nitrat

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Jumat, 2 Januari 2026 06:25 WIB
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

 Sebelumnya 
“Proyek ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi domestik melalui porsi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) proyek sebesar 25 persen atau senilai Rp 140 miliar,” ucap Budi. 

Terpisah, Direktur Program dan Kebijakan Prasasti Piter Abdullah Redjalam menilai, pembangunan pabrik pupuk nitrat pertama di Tanah Air ini sebagai langkah strategis dalam mendukung hilirisasi sumber daya alam di Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia lebih mandiri, terutama dalam industri pupuk. 

“Karena apa? Selama ini Indonesia masih mengimpor sekitar 21 persen kebutuhan amonium nitrat. Dengan beroperasinya pabrik ini, diharapkan bisa menekan impor,” kata Piter kepada Rakyat Merdeka

Piter menekankan, bahan amonium nitrat merupakan bahan baku penting dalam produksi pupuk yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian pangan, hortikultura, dan perkebunan. 

Baca juga : Chelsea Pecat Maresca!

“Dengan ketersediaan bahan baku dalam negeri yang lebih stabil dan murah, maka produktivitas pangan nasional bisa meningkat,” harapnya. 

Pada akhirnya, kata Piter, akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih berkelanjutan. 

Dukungan Pemerintah 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus Komisaris Utama Pupuk Indonesia Sudaryono menyatakan, proyek pabrik NPK Nitrat sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan. 

Tak hanya itu, menurut Sudaryono, pembangunan pabrik ini juga sejalan dengan visi dari Perpres Nomor 113 Tahun 2025 dalam meningkatkan efisiensi industri pupuk secara berkelanjutan. 

Baca juga : Gagal Raih Juara Fprmula 1, Lewis Hamilton Bisa Terdepak Dari Ferrari

“Groundbreaking (pabrik pupuk) adalah bukti, bahwa Pupuk Indonesia memiliki visi jangka panjang,” kata Sudaryono. 

Sudaryono mengatakan, ide pembangunan pabrik NPK Nitrat ini sudah direncanakan sejak dua tahun lalu, melalui feasibility study, kajian pasar, hingga perencanaan yang matang. 

Dukungan juga datang dari Managing Director Business II PT Danantara Asset Management (Persero) Setyanto Hantoro. Setyanto menegaskan, kesiapan Pupuk Indonesia Group dalam menjalankan revitalisasi industri pupuk untuk mendukung agenda Pemerintah, dalam mewujudkan swasembada pangan. 

“Dan ini akan terus berlanjut ke pabrik baru, kemudian kapasitas baru, efisiensi lebih bagus dibandingkan pabrik lama,” ucapnya. 

Baca juga : Kumpul Di Rumah Bahlil, 4 Pimpinan Partai Perkuat Koalisi

Dia berharap, selain produktivitasnya meningkat, ongkos produksinya juga bisa ditekan. 

“Selain produksi yang naik, harganya juga bisa sangat kompetitif dan tentu saja ini sangat memberikan keuntungan yang besar bagi rakyat Indonesia khususnya petani di seluruh Indonesia,” ucap Setyanto. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense