RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina menegaskan peran strategis Stasiun Gas Pagardewa sebagai simpul utama penjaga keandalan pasokan gas bumi nasional.
Fasilitas ini menjadi titik krusial dalam sistem transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) sepanjang 1.004 kilometer yang menyalurkan gas dari Sumatera hingga Jawa bagian Barat.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, mengatakan Stasiun Gas Pagardewa berfungsi sebagai infrastruktur utama dalam pengaturan tekanan dan kapasitas jaringan transmisi gas bumi. Peran tersebut sangat penting untuk memastikan penyaluran gas kepada pelanggan di sektor kelistrikan, komersial, dan industri berjalan optimal.
Baca juga : Harga Pangan Turun, Pedagang Pasar Atas Cimahi Harap Stabilitas Berkelanjutan
“Melalui optimalisasi fasilitas kompresor, metering, serta jumperline yang meningkatkan kapasitas linepack, PGN memastikan distribusi gas tetap andal dan stabil. Fasilitas ini memungkinkan pemenuhan pasokan gas mulai dari Sumatera, Lampung, hingga Jawa bagian Barat,” ujar Hery.
PGN juga menekankan komitmennya dalam menjaga keandalan infrastruktur melalui penerapan asset integrity management berbasis pemeliharaan dan inspeksi risiko. Dukungan teknologi digital, seperti Integrated Monitoring Center (IMOC), memungkinkan pemantauan kondisi infrastruktur, data pelanggan, serta aktivitas niaga secara real-time.
“Digitalisasi membuat pengambilan keputusan operasional menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur,” tambah Hery.
Baca juga : SMBC Indonesia Gandeng Lions Club Salurkan Bantuan di Sumatra Utara
Ia menegaskan seluruh infrastruktur yang dioperasikan PGN harus selalu terjaga keandalannya demi mendukung kebutuhan energi nasional. “PGN berkomitmen menjalankan operasi secara aman dan efisien, serta terus meningkatkan fleksibilitas pasokan melalui penguatan infrastruktur gas bumi, termasuk pemanfaatan LNG,” katanya.
Selain menjaga keandalan operasi, PGN juga terus mengembangkan fleksibilitas pasokan sejalan dengan strategi bisnis Grow–Adapt–Step Out (G-A-S). Strategi ini mencakup perluasan jaringan gas rumah tangga, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang, revitalisasi tangki LNG Arun, serta pembangunan fasilitas injection point untuk pengembangan biomethane.
Dengan pengalaman panjang dalam mengelola jaringan gas bumi nasional, PGN berkomitmen menghadirkan energi yang bersih, aman, dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan masyarakat serta memperkuat ketahanan energi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.