BREAKING NEWS
 

APKI Tunjuk Suhendra Wiriadinata Jadi Ketum Hingga Akhir 2026

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 8 Januari 2026 17:26 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Suhendra Wiriadinata (kiri) bersama Ketua Dewan Pengawas APKI Ngakan Timur Antara. (Foto: Dok APKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menetapkan Suhendra Wiriadinata sebagai Ketua Umum untuk melanjutkan sisa masa bakti kepengurusan periode 2021–2026 hingga pelaksanaan kongres.

Penetapan tersebut dilakukan menyusul wafatnya Ketua Umum APKI Liana Bratasida pada 22 Desember 2025. Keputusan diambil melalui rapat Dewan Pengawas APKI bersama jajaran Wakil Ketua Umum, dengan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Ketua Dewan Pengawas APKI Ngakan Timur Antara mengatakan penetapan Ketua Umum antar waktu merujuk pada Pasal 29 Anggaran Dasar APKI yang memberikan kewenangan kepada Dewan Pengawas untuk mengisi kekosongan jabatan sebelum masa bakti berakhir.

“Kekosongan kepemimpinan tidak bisa berlangsung terlalu lama. Penetapan ini dilakukan agar operasional sekretariat dan pelaksanaan program kerja APKI sepanjang 2026 tetap berjalan optimal,” ujar Ngakan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Baca juga : 994 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Pada H-7 Hingga H-2 Natal 2025

Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Liana Bratasida yang dinilai telah memberikan kontribusi besar serta kepemimpinan yang kuat bagi APKI selama masa jabatannya.

Ngakan menambahkan, Suhendra ditetapkan secara mufakat dengan mempertimbangkan pengalaman organisasi, kesinambungan kepemimpinan, serta jejaring yang luas dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan industri pulp dan kertas. Penugasan tersebut bersifat sementara hingga anggota APKI memilih Ketua Umum definitif melalui kongres.

Adsense

Selama masa penugasan, Ketua Umum akan melanjutkan kebijakan serta program prioritas APKI yang telah dirintis pada periode sebelumnya, termasuk memperkuat peran asosiasi sebagai mitra strategis pemerintah dan mendorong keberlanjutan serta daya saing industri pulp dan kertas nasional.

Dukungan terhadap keputusan tersebut disampaikan secara kolektif oleh jajaran Wakil Ketua Umum APKI. Mereka menilai penetapan tersebut telah sesuai dengan ketentuan organisasi dan menjadi langkah tepat untuk menjaga stabilitas serta efektivitas kerja asosiasi menjelang pelaksanaan kongres.

Baca juga : Kids Corner Serambi MyPertamina Jadi Favorit Keluarga Saat Libur Nataru

Sementara itu, Suhendra Wiriadinata menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Liana Bratasida dan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan organisasi.

“Kepergian Bu Liana merupakan kehilangan besar bagi kami. Namun organisasi harus tetap berjalan. Penugasan ini saya jalani untuk memastikan APKI tetap solid dan seluruh program yang telah disepakati dapat dilanjutkan,” kata Suhendra.

Ia menjelaskan masa penugasan tersebut berlangsung sekitar 10 bulan hingga pelaksanaan kongres, dengan fokus pada kelancaran operasional organisasi serta persiapan agenda kongres. Suhendra juga menegaskan komitmennya untuk mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan perusahaan mana pun.

“Yang terpenting adalah menjaga organisasi tetap guyub,” ujarnya.

Baca juga : Luis Suarez Bertahan di Inter Miami Hingga MLS 2026

Untuk mendukung efektivitas kerja harian, Suhendra mendorong penguatan fungsi operasional melalui mekanisme kerja kolektif di sekretariat, sekaligus mempercepat penataan organisasi agar seluruh agenda dapat berjalan lebih terstruktur hingga pelaksanaan kongres.

APKI menegaskan transisi kepemimpinan tersebut tidak akan memengaruhi komitmen asosiasi dalam mengawal kepentingan industri pulp dan kertas Indonesia, baik di tingkat nasional maupun global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense