RM.id Rakyat Merdeka - Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak Jumat malam (9/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dan melumpuhkan aktivitas masyarakat. Luapan air merendam permukiman warga serta pusat-pusat kegiatan ekonomi di beberapa kecamatan terdampak.
Merespons kondisi tersebut, Yayasan Pengembangan Masyarakat Banten Selatan (YPMBS) bersama Jababeka Group bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir. Bantuan dihimpun dalam bentuk dana, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kampung Bojen, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Ratu, petugas keamanan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat.
Baca juga : Pramono Siapkan 9 Waduk Baru di Jakarta Untuk Kurangi Risiko Banjir
Bantuan yang diberikan antara lain berupa beras, mi instan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya yang diserahkan langsung kepada warga terdampak banjir.
Kepala Desa Bojen, H. Badrudin, mengatakan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cilatak yang berdampak langsung terhadap wilayah Desa Bojen, khususnya di Kampung Bojen Kulon. “Debit air Sungai Cilatak meningkat sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga,” kata H. Badrudin.
Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian YPMBS dan Jababeka Group terhadap masyarakat desanya. “Atas nama masyarakat Desa Bojen, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Pengembangan Masyarakat Banten Selatan atas kepeduliannya membantu warga kami yang terdampak banjir,” ujarnya.
Baca juga : Unicharm Donasikan Produk Sanitasi untuk Korban Bencana di Sumatera dan Jawa
Sementara itu, Direktur Utama PT Banten West Java Tourism Development (BWJTD) atau pengelola KEK Tanjung Lesung, Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, pihaknya melalui YPMBS berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak musibah banjir.
“Kami berupaya membantu masyarakat yang terkena musibah dengan memberikan bantuan melalui Yayasan Pengembangan Masyarakat Banten Selatan (YPMBS) yang didirikan oleh para founder Tanjung Lesung dan Jababeka Group,” kata Poernomo.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus membantu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabanjir.
Baca juga : Agrinas Jaladri Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera
Poernomo menambahkan, YPMBS merupakan yayasan yang didirikan oleh Setyono Djuandi Darmono bersama para founder Tanjung Lesung dan Jababeka Group sebagai bentuk komitmen sosial kepada masyarakat sekitar. Berbagai program sosial telah dijalankan oleh yayasan tersebut, mulai dari pembangunan rumah nelayan, bantuan perbaikan fasilitas pendidikan, hingga dukungan pengembangan desa wisata di wilayah Banten Selatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.