RM.id Rakyat Merdeka - Politeknik APP Jakarta bersama PT Darya-Varia Laboratoria Tbk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pelaksanaan Program Halalpreneur 2025.
Program tersebut merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan UMKM agar mampu memenuhi kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang dihasilkan.
Direktur Politeknik APP Jakarta A.R. Arie Wicaksono menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) guna melindungi hak konsumen.
“Politeknik APP Jakarta dengan penuh komitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan Jaminan Produk Halal. Sinergi dengan dunia industri menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerolehan sertifikasi halal bagi UMKM,” kata Arie Wicaksono di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Baca juga : Di Acara Training of Trainer, BPJPH Beberkan Soal Pengawasan Sertifikasi Halal
Ia mengapresiasi Darya-Varia yang kembali menggandeng Politeknik APP Jakarta sebagai mitra Program Halalpreneur. Menurut dia, program tersebut telah memasuki tahun keempat pelaksanaan dan memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM.
Program Halalpreneur 2025 dilaksanakan secara bertahap sejak pertengahan hingga akhir 2025 dengan melibatkan pelaku UMKM dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Subang. Kegiatan ini juga melibatkan praktisi serta pendamping di bidang Jaminan Produk Halal (JPH) untuk memastikan proses pembelajaran dan pendampingan berjalan optimal.
Tahap awal program diisi dengan pelatihan dan coaching pemerolehan sertifikat halal yang dilaksanakan secara luring di Politeknik APP Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh 17 pelaku UMKM dari wilayah Jakarta.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman dasar mengenai Jaminan Produk Halal, keterampilan mengakses sistem dan informasi terkait JPH, serta tata cara penyusunan dokumen Manual Sistem Jaminan Produk Halal. Para peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari praktisi JPH guna meningkatkan kesiapan dalam proses sertifikasi.
Baca juga : Melalui Program Bedelau, Kilang Pertamina Dumai Berdayakan Masyarakat Lokal
Sesi berikutnya dilaksanakan secara daring pada akhir 2025 dengan melibatkan 15 pelaku UMKM dari Kabupaten Subang, Jawa Barat. Meski dilakukan secara virtual, antusiasme peserta dinilai tetap tinggi hingga kegiatan berakhir.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan sertifikasi halal melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Presiden Direktur Darya-Varia Laboratoria Tbk Ian Kloer mengatakan Program Halalpreneur merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam agenda nasional.
“Di usia 50 tahun Darya-Varia, kami berkomitmen untuk terus bertumbuh bersama masyarakat melalui kontribusi yang berdampak nyata,” ujar Ian Kloer.
Ia menambahkan, program Halalpreneur bertujuan mendukung UMKM agar lebih siap memenuhi kewajiban sertifikasi halal sesuai regulasi pemerintah, meningkatkan daya saing produk, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
Baca juga : Gelar Halal Indo 2025, Kemenperin Bidik RI Jadi Pusat Industri Halal Dunia
“Melalui sinergi ini, Darya-Varia berharap dapat berkontribusi pada penguatan ekosistem halal nasional yang berkelanjutan,” katanya.
Melalui Program Halalpreneur 2025, diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan UMKM dapat semakin erat dalam memperkuat perlindungan hak konsumen terhadap jaminan produk halal secara berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.