BREAKING NEWS
 

Menkeu: Jangan Takut Kondisi Ekonomi Global, Fundamental Domestik Kuat

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 27 Januari 2026 20:40 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai dampak kondisi ekonomi global saat ini tidak seburuk yang dikhawatirkan banyak pihak. Ia menegaskan perekonomian nasional tetap memiliki fundamental yang kuat dan berpeluang tumbuh positif selama konsumsi domestik terjaga.

“Ketidakpastian ekonomi global selalu ada, padahal kondisinya tidak seburuk itu. Jangan terus menakut-nakuti orang, nanti takut benarannya. Domestik kita cukup bagus,” kata Purbaya dalam Indonesia Fiscal Forum 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menyampaikan kinerja ekonomi Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Ekspor nasional tercatat tetap tumbuh, sementara neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar 38,54 miliar dolar AS pada periode Januari–November 2025.

Baca juga : Fundamental Ekonomi RI Masih Solid Dan Kokoh

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di atas 5 persen dengan inflasi yang terkendali dalam kisaran target 2,5 persen plus minus 1 persen.

Adsense

“Inflasi kita rendah, 2,92 persen secara tahunan. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2025 kemungkinan mencapai 5,45 persen,” ujarnya.

Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini berpeluang menembus angka 6 persen. Menurutnya, tantangan utama adalah menjaga stabilitas inflasi agar tetap terkendali.

Baca juga : Krisis Venezuela Jadi Alarm Global, Yudha: Keselamatan WNI Prioritas

Ia menjelaskan inflasi inti Indonesia saat ini hanya sekitar 2,3 persen. Bahkan, apabila komponen harga emas dikecualikan, inflasi berada di kisaran 1,5 persen. Kondisi tersebut menunjukkan konsumsi domestik masih dapat didorong lebih agresif tanpa memicu lonjakan inflasi.

“Sebetulnya permintaan masih relatif rendah. Belum ada demand pull inflation. Artinya, saya bisa mendorong ekonomi ke tingkat yang lebih cepat lagi tanpa khawatir adanya kenaikan suku bunga yang terlalu signifikan dari bank sentral,” katanya.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan Bank Indonesia (BI) telah menyampaikan potensi pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai 6,2 persen. Apabila potensi tersebut terealisasi, Indonesia dinilai berpeluang keluar dari tren pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen.

Baca juga : Menkop: Koperasi Akan Terlibat Pulihkan Ekonomi Sosial Daerah Bencana

“Potensi growth rate bisa 6,2 persen. Saya ingin terus mendorong ekonomi tahun ini ke arah 6 persen. Jika itu terjadi, kita bisa keluar dari ‘kutukan 5 persen’ dan tumbuh lebih cepat lagi,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense