Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perdagangan Surplus Dan Inflasi Terjaga
2025 Ditutup Dengan Kondisi Ekonomi Kuat
Selasa, 30 Desember 2025 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menutup tahun 2025 dengan kinerja perekonomian nasional yang tetap terjaga di tengah tekanan geopolitik global, volatilitas pasar keuangan, serta perlambatan ekonomi dunia. Stabilitas makroekonomi mampu dipertahankan seiring penguatan fondasi pertumbuhan jangka menengah.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil konsistensi reformasi struktural dan perluasan kerja sama internasional.
Baca juga : ASDP Perkuat Kesiapan Layanan Arus Balik Nataru
“Sepanjang 2025, perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,04 persen secara tahunan pada triwulan III-2025, dengan inflasi tetap terkendali di level 2,72 persen per November 2025,” kata Susiwijono, dalam keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (29/12/2025).
Dari sisi eksternal, kinerja perdagangan luar negeri tetap solid. Surplus perdagangan Indonesia tercatat sebesar 35,88 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 601 triliun pada periode Januari–Oktober 2025. Capaian ini sekaligus memperpanjang tren surplus perdagangan selama 66 bulan berturut-turut.
Baca juga : 100 Ribu Orang Liburan Ke Kebun Binatang Ragunan
Sejumlah indikator ekonomi lainnya juga menunjukkan kinerja positif. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, Indeks Keyakinan Konsumen, serta pertumbuhan kredit perbankan konsisten berada di zona ekspansif.
Di tingkat global, posisi Indonesia semakin menguat melalui partisipasi aktif dalam berbagai forum strategis. Termasuk proses aksesi Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), kelompok negara ekonomi berkembang BRICS, G20, ASEAN, Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), serta Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).
Baca juga : Arsenal Vs Aston Villa, Potensi Gangguan Pesta Paruh Musim
Pemerintah juga terus mendorong pendalaman integrasi ekonomi melalui penyelesaian dan penguatan berbagai perjanjian dagang. Di antaranya Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CA-CEPA), ASEAN–China Free Trade Area (ACFTA) 3.0, serta penandatanganan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement pada 21 Desember 2025.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya