BREAKING NEWS
 

Kinerja Kilang Pertamina Internasional 2025: Olah 330 Juta Barel Minyak

Reporter & Editor :
FAZRY
Sabtu, 31 Januari 2026 12:30 WIB
Ilustrasi. (Foto: Kilang Pertamina Internasional)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mencatatkan capaian operasional positif sepanjang tahun 2025. Anak usaha Pertamina di bidang pengolahan minyak dan petrokimia ini berhasil mengolah lebih dari 330 juta barel bahan baku sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman mengungkapkan bahwa realisasi tersebut mencakup pengolahan minyak mentah, produk intermedia (Naphta dan HOMC), serta gas.

"Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, yakni sekitar 315 juta barel atau di atas target sekitar 5,8 persen," jelas Taufik dalam Town Hall Meeting KPI di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Efisiensi dan Keandalan Kilang

Selain volume produksi, KPI melaporkan peningkatan efektivitas pengolahan dengan angka yield valuable product mencapai 83 persen dari volume intake.

Taufik menyebut pencapaian ini mencerminkan efektivitas proses produksi Bahan Bakar Minyak (BBM), Non-BBM, hingga produk petrokimia.

Baca juga : SIM Keliling Bogor Kamis 29 Januari 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap

Indikator keandalan kilang atau Plant Availability Factor (PAF) juga menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional.

"Secara umum, operasional kilang menunjukkan tren positif dengan upaya meningkatkan intake, yield valuable kilang, melaksanakan program efisiensi energi, serta menjaga kehandalan kilang," ujar Taufik.

Salah satu inovasi strategis dilakukan di Kilang Cilacap melalui program Block Mode Kilang 1.

Adsense

"Dampaknya Kilang Cilacap mampu menghasilkan lebih banyak produk Valuable mencapai angka 89 persen," tambahnya.

Ekspansi Produk Ramah Lingkungan

Di sisi keberlanjutan, KPI mendiversifikasi produk dengan meningkatkan volume produksi Low Sulphur dan Biofuel, seperti Green Diesel (HVO) serta Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF).

Baca juga : SIM Keliling Bekasi Kamis 29 Januari 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap

Kinerja ini sejalan dengan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan yang meraih peringkat "BB", serta Risk Maturity Index pada level 3,30-3,50.

Dari sisi finansial, KPI mengantongi peringkat kredit "BBB" dari S&P dan Fitch.

"KPI juga memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi pada aspek finansial dengan mendapatkan peringkat "BBB" credit rating dari dari S&P dan Fitch. Ini mencerminkan fundamental keuangan yang solid," tutur Taufik.

Proyek Strategis RDMP Balikpapan

Salah satu tonggak sejarah di tahun 2025 adalah progres signifikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang baru saja diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026.

Proyek ini diproyeksikan meningkatkan kapasitas kilang menjadi 360 ribu barel per hari dengan standar kualitas Euro 5.

Baca juga : SIM Keliling Depok Kamis 29 Januari 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap

"Proyek modernisasi kilang yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan Kilang Balikpapan hingga mencapai 360 ribu barrel per hari, kualitas produk yang setara euro 5, dan kompleksitas kilang yang meningkat merupakan bagian dari infrastruktur energi terintegrasi yang dibangun Pertamina," kata Taufik.

Taufik berharap capaian ini menjadi modal kuat untuk menghadapi tantangan di tahun mendatang.

"Kilang adalah mata rantai swasembada energi. Semoga pencapaian 2025 menjadi pijakan anak tangga untuk meraih kinerja yang lebih baik lagi di tahun 2026," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense