RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Juda menggantikan Thomas Djiwandono yang terpilih menjadi Deputi Gubernur BI
Usai pelantikan, Juda menegaskan komitmennya untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi yang efektif antara kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan sektor keuangan.
Baca juga : Industri Pengolahan Kian Perkasa, Dominasi Ekonomi Nasional
“(Pesan) dari Presiden, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, program-program sudah dicanangkan. Tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, dan juga kebijakan di sektor keuangan agar menjadi efektif,” ujar Juda.
Ke depan, Juda menargetkan penguatan stabilitas ekonomi, termasuk menjaga nilai tukar mata uang. Menurutnya, hal tersebut perlu ditopang sinergi kebijakan moneter yang dijalankan BI guna mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.
Baca juga : Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Sudah Mundur Dari BI Januari Lalu
“Kebijakan kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Selama itu kebijakan moneter, tentu berada di dalam wilayah Bank Indonesia,” ungkapnya.
Juda menilai, kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menunjukkan arah yang positif dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional. Ia juga menyoroti komitmen Kementerian Keuangan dalam upaya mengurangi risiko korupsi.
Baca juga : Wamenkeu Juda Agung: Pembenahan Bea Cukai Dan Pajak Di Jalur yang Benar
“Saya kira, yang sudah dilakukan oleh Pak Purbaya dalam empat bulan terakhir adalah upaya-upaya untuk memperkuat dan mengurangi risiko korupsi di dua lembaga itu,” katanya.
Juda menegaskan Kementerian Keuangan akan terus berperan aktif menjaga keuangan negara melalui pengawasan dan pendampingan, tanpa mengganggu proses penegakan hukum yang berjalan. “Proses hukum tentu saja harus didorong, walaupun ada pendampingan dari Kementerian Keuangan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.