Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Paradise Indonesia Perkuat Portofolio, Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan Pada 2026
Sabtu, 31 Januari 2026 09:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia memasuki 2026 dengan strategi penguatan portofolio bisnis untuk menopang pertumbuhan jangka panjang. Perseroan mengarahkan pengembangan secara terukur melalui optimalisasi aset eksisting serta ekspansi proyek di sejumlah wilayah strategis, termasuk Semarang dan Balikpapan.
“Kami akan terus menjaga pertumbuhan double digit dengan mengintensifkan belanja modal dan peningkatan kualitas aset yang sudah ada, sehingga bisnis dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Indonesian Paradise Property Tbk Anthony Prabowo Susilo di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Anthony menjelaskan, Paradise Indonesia saat ini telah hadir di delapan kota besar, yakni Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Makassar, serta segera menyusul Semarang dan Balikpapan. Seluruh pengembangan difokuskan pada tiga lini utama, yaitu properti komersial, perhotelan, dan residensial, dengan konsep 4M yang mencakup mixed-use development, mid scale, middle-up, dan kota-kota utama.
Baca juga : Kerangka SPMF Didorong Jadi Acuan Pertanian Berkelanjutan Nasional
Menurutnya, strategi perseroan tidak hanya bertumpu pada ekspansi lahan baru, melainkan juga intensifikasi aset yang telah dimiliki. Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain penambahan fasilitas di Sheraton, perluasan area di FX, serta pengembangan 23 Paskal Bandung yang meningkatkan luas area hingga sekitar 20 persen. Pendekatan ini ditujukan untuk memperkuat porsi pendapatan berulang sebagai fondasi keberlanjutan usaha.
Di Balikpapan, Paradise Indonesia menyiapkan proyek dengan konsep berbeda melalui pengembangan kawasan mixed use yang dilengkapi zona pusat bisnis dengan kepadatan menengah hingga rendah. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dikembangkan pada 2026 dan ditargetkan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan dan profitabilitas perseroan.
Sementara itu, untuk Semarang, Anthony menilai kota tersebut memiliki posisi strategis sebagai pusat komersial Jawa Tengah dengan potensi pertumbuhan jangka panjang. Tingginya minat pasar mendorong perseroan meningkatkan luas net leasable area dari rencana awal 37 ribu meter persegi menjadi sekitar 48 ribu meter persegi. Pembangunan proyek pusat perbelanjaan di Semarang ditargetkan rampung pada kuartal II 2026.
Baca juga : Tekan Emisi Dan Hemat Energi, LPCK Perkuat Kawasan Industri Berkelanjutan
Paradise Indonesia menutup 2025 dengan kinerja yang menunjukkan tren pertumbuhan solid. Penguatan kinerja ditopang oleh kontribusi positif segmen property sales melalui Antasari Place serta realisasi keuntungan investasi, di samping kinerja stabil dari segmen komersial dan perhotelan.
Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk Surina menyampaikan, hingga September 2025, capaian kinerja perseroan telah menyamai realisasi sepanjang 2024. “Per September 2025, pendapatan kami mencapai Rp1,3 triliun dengan kontribusi 33 persen dari segmen komersial, 36 persen perhotelan, dan 31 persen dari penjualan properti,” ujarnya.
Dari sisi belanja modal, Surina menjelaskan bahwa kebutuhan capex pada 2026 akan lebih moderat dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah mengalokasikan hampir Rp1 triliun pada 2025 untuk pembangunan Antasari Place dan proyek di Semarang, perseroan menyiapkan belanja modal sekitar Rp400 miliar pada 2026 yang difokuskan pada ekspansi terbatas dan renovasi aset eksisting. Dengan strategi tersebut, perseroan optimistis mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja di kisaran 20–30 persen.
Baca juga : Pakar UII Dorong Penguatan Peran PIHK untuk Ekosistem Haji Berkelanjutan
Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2025, Paradise Indonesia membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 49,8 persen secara tahunan menjadi Rp1,31 triliun, dengan laba bersih meningkat menjadi Rp493,9 miliar. Kinerja tersebut mencerminkan kuatnya fundamental bisnis perseroan di tengah dinamika industri properti nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya