BREAKING NEWS
 

Pertamina Hulu Energi ONWJ Halau Tongkang Hanyut dan Selamatkan Kapal Patroli

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 9 Februari 2026 17:24 WIB
Penarikan KM Celurit 203 yang mengalami mati mesin di sekitar area operasi PHE ONWJ. (Foto: Dok. Pertamina Hulu Energi ONWJ)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan kesigapan dalam mengelola risiko operasional di tengah laut lepas, baik dalam menjaga aset vital negara maupun merespons panggilan kemanusiaan dalam sepekan.

Perusahaan migas ini berhasil mengamankan dua situasi krusial. Setelah memitigasi risiko hanyutnya tongkang raksasa yang mendekati anjungan migas, tim PHE ONWJ kembali bergerak membantu evakuasi Kapal Patroli milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Jakarta, KM Celurit 203, yang mengalami kendala mesin.

Tongkang Karunia Samudera 1 yang ditarik kapal Citeureup-1 mengalami mati mesin dan kehabisan bahan bakar.

Terbawa arus laut, tongkang tersebut bergerak memasuki zona terbatas, berjarak sekitar 80 meter dari Anjungan Lepas Pantai EH, fasilitas tanpa awak PHE ONWJ yang tengah berproduksi.

General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama menekankan, bekerja di lepas pantai berarti harus siap hidup berdampingan dengan segala kondisi alam.

Baca juga : Jakarta Pertamina Enduro Jalani Laga Kandang Perdana Proliga 2026 di Malang

Baginya, insiden malam itu menuntut ketenangan dan perhitungan matang untuk mengarahkan kembali tongkang ke jalur aman tanpa menimbulkan gesekan.

"Bekerja di laut mengajarkan kami untuk selalu waspada terhadap perubahan kondisi sekecil apa pun,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).

Dia menjelaskan, tim di lapangan mengarahkan TB Sejahtera untuk melakukan pendampingan dan pengarahan jalur (towing).

Langkah ini diambil untuk memastikan tongkang tersebut tidak menyentuh fasilitas produksi di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

Adsense

"Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah konstitusi dan visi kemandirian energi yang dicanangkan Pemerintah,” ucapnya.

Baca juga : Kakorlantas Gaungkan Program Polantas Menyapa dan Melayani

Pihaknya memastikan, aktivitas hulu migas berjalan selaras dengan lingkungan sekitarnya. 

Kesiapan tim PHE ONWJ kembali teruji pada Jumat dini hari (30/1/2026). Kali ini, semangat gotong royong diuji ketika Kapal Patroli KM Celurit 203 yang membawa 15 personel mengalami mati mesin total di antara area Anjungan Bravo dan Anjungan Echo.

Tanpa daya dorong, kapal tersebut membutuhkan asistensi segera. Kapal TB Sejahtera dan MV Grosbeak yang bersiaga di lokasi segera merapat untuk memberikan bantuan.

Wira menegaskan bahwa operasi ini adalah cerminan sinergi antar-lembaga negara dalam menjaga kedaulatan maritim. Pihaknya menerima sinyal dari KM Celurit 203, sebagai panggilan tugas untuk saling menopang. Mereka adalah mitra strategisnya dalam mengelola energi dari perut bumi.

“Sementara, mereka memastikan keamanan dan ketertiban di permukaan laut. Membantu adalah bagian dari etika kemanusiaan dan profesionalisme yang kami junjung tinggi," ucap Wira.

Baca juga : Warga Puji Normalisasi Sungai Batang Kuranji: Jalan Kembali Aman

Proses penarikan kapal menuju EZA Buoy dan selanjutnya ke Pelabuhan Patimban berjalan lancar berkat koordinasi yang solid antara tim TB Sejahtera dan MV Grosbeak.

"Syukur alhamdulillah, seluruh 15 personel KPLP dalam kondisi sehat dan selamat, serta kapal negara tersebut berhasil sandar dengan aman,” ujarnya.

Dua peristiwa dalam satu pekan ini menjadi catatan penting bagi PHE ONWJ. Menurut Wira, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan merespons situasi darurat adalah kompetensi mutlak bagi perusahaan energi modern.

"Kami terus berupaya menyelaraskan operasi kami dengan kondisi alam, memastikan keselamatan setiap jiwa di perairan ini, dan menjaga agar energi untuk negeri tetap mengalir tanpa henti," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense