Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Warga Puji Normalisasi Sungai Batang Kuranji: Jalan Kembali Aman
Kamis, 8 Januari 2026 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Warga terdampak banjir bandang di sekitar Sungai Batang Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah dalam melakukan normalisasi sungai. Upaya tersebut dinilai memberi harapan agar akses jalan dan permukiman kembali aman seperti semula.
Sungai Batang Kuranji meluap pada November 2025 lalu hingga menyebabkan banjir bandang. Seorang warga setempat, Asriluju, mengungkapkan dampak bencana tersebut cukup parah. Sebanyak 11 rumah di sekitar bantaran sungai hancur dan terbawa arus.
“Sebelas rumah hancur dibawa air. Kalau penanganan seperti ini, Bapak senang. Lebih bagus,” ujar Asriluju, Kamis (8/1/2026).
Baca juga : Manohara, Protes Disebut Mantan Istri Pangeran Kelantan
Ia senang karena Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kini tengah mempercepat normalisasi Sungai Batang Kuranji. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ini kan tanda-tanda antisipasi Pemerintah, giat supaya orang kampung ini bisa menikmati jalan kembali seperti semula,” tambahnya.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Naryo Widodo menjelaskan, kondisi Sungai Batang Kuranji sebelumnya memang sudah mengancam badan jalan dan permukiman warga.
Baca juga : Catat, Besok 6 Januari Dimulai Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah
Karena itu, normalisasi sungai dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mencegah banjir bandang di kemudian hari. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengarahkan kembali alur sungai ke bagian tengah.
“Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang mencoba mengatasi dengan cara membuka alur sungai dan diarahkan ke tengah, sehingga penanganan di sisi kiri yang mengancam jalan masyarakat dapat segera ditangani dengan baik,” kata Naryo.
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, alat berat berupa ekskavator telah diturunkan ke lokasi. Dari total 15 unit yang direncanakan, sebanyak 11 unit sudah dikerahkan.
Baca juga : Menhan Pimpin Satgas Kuala, Normalisasi Sungai Tamiang Segera Dimulai
Khusus di ruas Jalan Batu Busuk yang sempat terputus akibat luapan sungai, BWS Sumatra V Padang menurunkan tujuh unit alat berat guna mempercepat pemulihan akses jalan.
“Harapan kami, dengan penanganan dari Kementerian Pekerjaan Umum dapat mengurangi risiko dampak apabila terjadi banjir lagi yang mengancam permukiman maupun jalan masyarakat,” ujar Naryo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya