RM.id Rakyat Merdeka - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk mendorong pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) di kalangan pengusaha perempuan, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), guna meningkatkan kapasitas digital dan daya saing usaha.
Kesepakatan tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 IWAPI di Gedung Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Selasa (10/2). Momentum tersebut dinilai relevan untuk memperkuat peran IWAPI dalam mendampingi anggotanya menghadapi percepatan transformasi ekonomi digital.
IWAPI saat ini menaungi lebih dari 50.000 perempuan pengusaha yang tersebar di 38 provinsi. Dengan jaringan nasional tersebut, organisasi memandang kolaborasi dengan pelaku industri teknologi menjadi langkah strategis agar transformasi digital dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.
CEO PT AI Indonesia Sony Subrata mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas pemahaman dan pemanfaatan artificial intelligence di berbagai sektor, termasuk UMKM perempuan.
“Kerja sama ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang artificial intelligence dengan para pengusaha perempuan, khususnya pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Sony, Kamis (12/2/2026).
Baca juga : Sony Subrata: AI Kerek Daya Saing Perhotelan RI
Ia menambahkan AI telah berkembang menjadi teknologi yang dapat langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha, sehingga penguasaan teknologi tersebut menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku usaha.
“Artificial intelligence adalah teknologi yang perlu segera kita kuasai dan manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha,” katanya.
Menurut Sony, pemanfaatan AI yang dilakukan secara strategis dapat memberikan manfaat relatif cepat bagi berbagai jenis usaha, mulai dari optimalisasi pemasaran hingga pengambilan keputusan berbasis data.
Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut dan menilai kerja sama ini sejalan dengan visi IWAPI dalam memberdayakan perempuan pengusaha agar tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“IWAPI hari ini menaungi lebih dari 50.000 perempuan pengusaha di 38 provinsi. Angka ini mencerminkan kekuatan organisasi, tetapi sekaligus menjadi tanggung jawab besar bagi IWAPI untuk memastikan seluruh anggota dapat tumbuh di tengah transformasi ekonomi digital yang berlangsung cepat,” ujar Nita.
Baca juga : Sinergi BSI dan Kadin Dorong UMKM Naik Kelas
Ia menegaskan digitalisasi dan pemanfaatan AI bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga dan meningkatkan daya saing UMKM perempuan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP IWAPI Bidang IT dan Digitalisasi Rachmawati Dzaelani mengatakan tantangan UMKM ke depan tidak hanya terkait akses pasar, tetapi juga kemampuan mengelola usaha secara efisien melalui teknologi.
“Ke depan, tantangan UMKM tidak hanya soal pemasaran dan akses pasar, tetapi juga kapasitas digital, efisiensi usaha, serta kemampuan memanfaatkan teknologi cerdas,” ujarnya.
Menurut dia, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu pemasaran, pelayanan pelanggan, pengelolaan operasional, hingga analisis data guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.
Melalui kerja sama ini, IWAPI dan PT AI Indonesia berencana mengembangkan sejumlah program, antara lain pelatihan, pendampingan, serta penyusunan strategi implementasi AI yang aplikatif sesuai kebutuhan UMKM perempuan di berbagai sektor.
Baca juga : MedcoEnergi Dukung UMKM, Pamerkan 22 Mitra Binaan Seluruh Aset Operasi
Program tersebut dirancang dapat diakses anggota IWAPI di seluruh Indonesia, baik melalui pelatihan tatap muka maupun platform digital. Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam mendorong transformasi digital UMKM serta memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi.
Dengan dukungan teknologi artificial intelligence yang tepat guna, UMKM perempuan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha, memperluas pasar, dan naik kelas di tengah persaingan ekonomi digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.