RM.id Rakyat Merdeka - Telkomsel memperkuat aspek keamanan digital pelanggan selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 seiring meningkatnya aktivitas komunikasi dan transaksi daring masyarakat.
Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo mengatakan lonjakan trafik data saat Ramadan tidak hanya menuntut kesiapan jaringan, tetapi juga perlindungan ekstra agar pelanggan dapat beraktivitas digital dengan aman dan nyaman.
“Selain memastikan konektivitas tetap stabil, kami juga memperkuat sisi keamanan agar pelanggan dapat beribadah, bersilaturahmi, dan bertransaksi secara digital tanpa rasa khawatir,” ujar Stanislaus saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/2/2026).
Baca juga : Telkomsel Siagakan 43 Posko Dan Layanan 24 Jam Selama RAFI 2026
Selama periode RAFI, Telkomsel menghadirkan paket bundling Norton Mobile Security guna memberikan perlindungan tambahan terhadap ancaman siber, seperti malware, phishing, dan potensi kebocoran data pribadi.
Di sisi infrastruktur, Telkomsel juga menerapkan sistem Autonomous Network berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan pemantauan jaringan secara end-to-end selama 24 jam. Sistem ini mampu mendeteksi gangguan lebih dini, melakukan diagnosis, hingga menjalankan perbaikan otomatis guna meminimalkan risiko gangguan layanan.
Penguatan keamanan dilakukan seiring proyeksi peningkatan payload nasional yang diperkirakan mencapai 70,85 petabyte (PB) selama RAFI 2026. Peningkatan trafik tersebut dipicu oleh tingginya penggunaan aplikasi komunikasi, video streaming, media sosial, gim daring, serta belanja online.
Baca juga : Telkomsel Siagakan 494 Titik Jaringan Hadapi Lonjakan RAFI 2026
Menurut Stanislaus, periode Ramadan dan Idul Fitri merupakan momentum dengan mobilitas dan aktivitas digital yang sangat tinggi, termasuk transaksi keuangan, pembelian tiket perjalanan, hingga pengiriman uang dan donasi daring.
“Keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Kami ingin memastikan setiap aktivitas digital, baik untuk ibadah maupun kebutuhan ekonomi, dapat dilakukan secara aman,” katanya.
Selain perlindungan teknis, Telkomsel juga mengoptimalkan kanal layanan pelanggan selama 24 jam melalui aplikasi MyTelkomsel, Call Center 188, media sosial resmi, serta Posko Siaga di berbagai titik strategis. Langkah ini dilakukan agar pelanggan dapat segera memperoleh bantuan jika menghadapi kendala layanan maupun potensi risiko keamanan.
Baca juga : Dari AS Terbang ke Inggris, Prabowo Fokus Perkuat Ketahanan Pangan & Energi
Dengan penguatan keamanan jaringan dan perlindungan digital tersebut, Telkomsel berharap pelanggan dapat menjalani Ramadan dan Idul Fitri 2026 dengan lebih tenang, tanpa terganggu risiko siber di tengah tingginya aktivitas online.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.