Dark/Light Mode

Dari AS Terbang ke Inggris, Prabowo Fokus Perkuat Ketahanan Pangan & Energi

Rabu, 25 Februari 2026 08:39 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerja sama Danantara dengan Arm.
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan kerja sama Danantara dengan Arm.

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah melakukan serangkaian pertemuan di Amerika Serikat (AS), Presiden Prabowo Subianto terbang ke Inggris untuk memperkuat hubungan ekonomi, ketahanan pangan, dan energi.

Presiden Prabowo berangkat ke Inggris dari AS, Senin (23/2/2026) waktu setempat. Ia didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, yaitu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir. 

Sebelum ke Inggris, Prabowo selama hampir sepekan berada di AS dengan agenda yang penuh. Di antaranya, menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang membahas perdamaian di Palestina, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump yang membahas tarif perdagangan, melakukan penandatanganan sejumlah kerja sama, melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha AS, dan bertemu dengan diaspora Indonesia di AS.

Di Inggris, salah satu agenda Prabowo adalah menyaksikan penandatanganan kerja sama yang difokuskan pada penguatan kapasitas Indonesia di bidang desain semikonduktor antara Danantara dan Arm Limited. Perjanjian ini sangat strategis, karena Arm merupakan perusahaan global yang menguasai mayoritas desain chip dunia. 

Baca juga : Palestina Apresiasi Dukungan RI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, sekitar 96 persen chip untuk sektor otomotif dan hampir 94 persen untuk pusat data serta kecerdasan buatan ada di Arm.

"Kerja sama ini agar Indonesia bisa menguasai teknologi semikonduktor, khususnya pada sisi desain yang merupakan hulu industri chip,” terang Airlangga, usai penandatanganan Signing Ceremony Framework Agreement antara Indonesia & Arm Limited, di London, Senin (23/2) waktu setempat.

Dia melanjutkan, Indonesia punya target tinggi dari kerja sama ini. Indonesia menargetkan pelatihan 15.000 insinyur dalam ekosistem desain chip Arm. Program pelatihan akan dilakukan melalui pengiriman tenaga ahli ke luar negeri maupun dengan menghadirkan pelatih Arm ke Indonesia.

Menurut Airlangga, kerja sama ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat penguasaan teknologi nasional secara mandiri. Sehingga dapat melengkapi agenda besar Pemerintah dalam membangun ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional.

Baca juga : Tunda Impor 105 Ribu Mobil Pick Up Dari India, Purbaya Seirama Dengan Dasco

"Ini yang Leapfrog untuk di digital ekosistem," jelas mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.

Selain itu, Pemerintah akan mengembangkan enam bidang intellectual property (IP) strategis. Contohnya teknologi otomotif, internet of things (IoT), pusat data, peralatan rumah tangga, kendaraan otonom, dan komputasi kuantum. IP tersebut ditargetkan dapat dimiliki dan dikuasai Indonesia sebagai bagian dari penguatan kemandirian teknologi nasional.

"Semua ini masih dibahas nanti dengan Danantara, sehingga IP-nya akan dipegang oleh Indonesia," tambah Airlangga.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani berharap, kemitraan ini memberi dampak luas bagi pengembangan industri nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok teknologi global.

Baca juga : Mandek Bertahun-tahun, Blok Masela Diberesin Purbaya

"Akan ada enam industri yang dipilih untuk pengembangan dari chips ini dan 15 ribu engineer kita yang akan dilatih oleh Arm, baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti pengajar mereka akan datang ke Indonesia dengan modul-modulnya," terang Rosan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.