BREAKING NEWS
 

Kolaborasi InJourney dan Sarinah Siap Hadapi Lonjakan Libur Idul Fitri & Nyepi

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 4 Maret 2026 19:14 WIB
Foto: Dok. InJourney

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Group memproyeksikan lonjakan mobilitas masyarakat sebesar 15 persen selama periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026 yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, menciptakan momentum libur panjang pada pertengahan Maret.

Peningkatan tersebut diperkirakan terjadi di seluruh ekosistem perusahaan, mulai dari bandar udara, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

Direktur Komersial PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Veronica H. Sisilia menyatakan, kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah pada 16–17 Maret 2026 guna mengurai kepadatan arus mudik dan arus balik.

“Pemerintah berupaya mengurai kemacetan dengan WFA. Masyarakat bisa bekerja dari mana saja, termasuk di Sarinah. Kami melihat ini akan mendorong aktivitas ekonomi di sektor ritel dan destinasi wisata,” ujar Veronica di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca juga : Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Selama Ramadan & Idul Fitri 2026

Veronica menambahkan, integrasi layanan transportasi, hospitality, dan ritel dalam ekosistem InJourney menjadi modal utama untuk mengoptimalkan peluang ekonomi pada periode tersebut

InJourney memastikan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan fleksibilitas kerja jarak jauh.

Adsense

Sementara itu, Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan menegaskan, bahwa Sarinah mengusung konsep Culture Experience Center untuk memperkuat daya tarik selama musim liburan.

“Kami menggunakan 50 kain songket sebagai focal point dekorasi. Kami ingin menunjukkan bahwa di tengah keberagaman, ada semangat kebersamaan keluarga yang kuat,” kata Raisha.

Baca juga : Kolaborasi KP2MI dan Kemendag, 4.000 PMI Akan ditempatkan ke Jerman

Ia memperkirakan jumlah kunjungan ke Sarinah meningkat 15 hingga 20 persen, didorong oleh masuknya wisatawan domestik dan masyarakat dari luar daerah ke Jakarta.

Untuk mendukung target tersebut, Sarinah menghadirkan program Malam Berkah Extra pada 6–8 Maret 2026 dengan potongan harga hingga 50 persen, kegiatan Gema Lentera Ramadan berupa pawai obor, kolaborasi peragaan busana dan komunitas bersama Scarf Media, serta fasilitas antar-jemput gratis hasil kerja sama dengan delapan hotel di Jakarta Pusat.

Menjawab persaingan dengan pusat belanja swasta dan platform perdagangan daring, Raisha menekankan keunggulan nilai historis dan pengalaman budaya yang tidak dimiliki pusat perbelanjaan lain.

“Sarinah itu nostalgik. Kami tidak hanya fokus berjualan barang, tapi memberikan experience. Pengunjung bisa belanja, makan kuliner langka, hingga menikmati pameran budaya yang tidak ditemukan di tempat lain,” tuturnya.

Baca juga : Kemenperin: Industri Siap Hadapi Lonjakan Permintaan Ramadan

Dengan perpaduan momentum Idul Fitri, Nyepi, dan rangkaian kegiatan tematik Ramadan, Sarinah diposisikan sebagai destinasi alternatif bagi masyarakat yang tidak melakukan perjalanan mudik maupun wisatawan domestik yang berkunjung ke Ibu Kota.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense