BREAKING NEWS
 

Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Jamin Stok Pangan, BBM, dan LPG Aman

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 4 Maret 2026 20:14 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto: Dok. Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan kesiapan stok pangan dan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Fokus utama Pemerintah saat ini adalah menjaga ketersediaan barang di pasar serta memastikan stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa Pemerintah terus berupaya menjaga pasokan dan stabilitas harga menjelang Lebaran.

“Saya mengurusi pangan, bagaimana Lebaran itu ketersediaan terjaga dan harga tetap terjangkau,” kata pria yang akrab disapa Zulhas ini, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026), seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Baca juga : Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Selama Ramadan & Idul Fitri 2026

Sebagai langkah konkret, Zulhas aktif turun langsung ke berbagai daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta mendorong intervensi apabila terjadi kenaikan harga.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah dapat mengintervensi harga dengan memanfaatkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memberikan subsidi, baik subsidi transportasi maupun subsidi harga.

Adsense

Selain sektor pangan, Pemerintah juga memastikan ketersediaan energi, mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga LPG, dalam kondisi aman guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.

Baca juga : Jelang Lebaran, PGN Bentuk Satgas RAFI 2026 Jaga Pasokan Gas

Hal tersebut ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, usai menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN).

“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, insyaallah, semuanya aman, termasuk LPG. Jadi tidak perlu ada keraguan, meskipun memang terjadi dinamika global di Iran dan Israel,” tegas Bahlil.

Terkait kebijakan harga, Bahlil memastikan, Pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan tekanan terhadap harga minyak mentah dunia.

Baca juga : Legislator Terima Keluhan Tol Sumatera Banyak Lubang

“Harga BBM bersubsidi saya pastikan sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan. Sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran,” ujarnya.

Namun, untuk jenis BBM non-subsidi, Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022.

Pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga secara intensif hingga masa libur Lebaran usai, guna memastikan aktivitas ekonomi nasional dan mobilitas masyarakat berjalan lancar tanpa terkendala kebutuhan pangan maupun energi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense