RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ke zona merah sebesar 211,37 poin atau 2,79 persen ke posisi 7.374,31 pada awal perdagangan, Senin (9/3/2026). IHSG bergerak di rentang 7.316-7.374.
Tercatat sebanyak 3,64 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 1,61 triliun dan frekuensi perdagangan baru mencapai 156.627 kali transaksi.
Baca juga : Jumat Pagi IHSG Melorot Ke Level 7.678
Sebanyak 45 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 526 saham terkoreksi, dan 110 saham stagnan.
CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (9/3/2026) diprediksi akan bergerak melanjutkan pelemahannya.
Baca juga : IHSG Kamis Pagi Melesat Ke Level 7.695
“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.365-7.475 dan resistance 7.700-7.810,” tulis manajemen CGS dalam risetnya, Senin (9/3/2026).
Analis CGS menjelaskan dengan melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street, melonjaknya harga minyak mentah yang dikhawatirkan akan mendorong kenaikan inflasi dapat menjadi sentimen negatif.
Baca juga : IHSG Menguat Ke Level 8.318 Pada Perdagangan Rabu Pagi
Tak hanya itu, sentimen negatif untuk IHSG diprediksi juga datang dari aksi jual investor asing yang telah outflow Rp 21,14 triliun sejak awal 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.