Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Rabu (11/2/2026). IHSG menguat 0,68 persen atau naik 55,34 poin ke level 8.186,79.
Penguatan indeks didorong oleh mayoritas saham yang bergerak positif. Tercatat sebanyak 387 saham menguat, 140 saham melemah, dan 180 saham bergerak stagnan.
Baca juga : IHSG Bangkit Ke Zona Hijau, Naik 38 Poin Ke Level 8.070
Nilai transaksi pada perdagangan pagi ini mencapai Rp328,8 miliar dengan volume 499,9 juta saham yang diperdagangkan dalam 51.560 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat meningkat menjadi Rp14.815 triliun.
CGS International Sekuritas Indonesia menilai, pelemahan mayoritas indeks saham di bursa Wall Street serta berlanjutnya aksi jual investor asing berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar saham domestik.
Baca juga : Saham BSI Menguat Ke Level 2.410
Namun demikian, berlanjutnya kenaikan harga komoditas logam, khususnya timah dan nikel, diperkirakan dapat menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.
“IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada kisaran support 8.050–7.970 dan resistance 8.215–8.295,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya, Rabu (11/2/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya