BREAKING NEWS
 

Dipastikan BULOG, Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 11 Maret 2026 00:02 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan (kanan) dan Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani saat mengecek stok beras di Gudang BULOG. (Foto: Dok. BULOG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini terutama terlihat dari stok beras pemerintah yang terus meningkat, serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga. 

Kondisi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat, terutama menjelang berbagai momentum penting sepanjang tahun.

Berdasarkan data Perum BULOG per Senin (9/3/2026), stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikuasai mencapai sekitar 3,74 juta ton. Stok tersebut bahkan diproyeksikan masih akan terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini seiring dengan berlangsungnya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan gabah dan beras petani oleh BULOG yang dilakukan secara intensif.

Baca juga : Deni Agus Suryo Pastikan Kesiapan Rute dan Venue Kemala Run 2026 di Bali

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen dalam negeri untuk memperkuat cadangan beras pemerintah.

“Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya, seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Selasa (10/3/2026).

Adsense

Dengan kondisi cadangan yang terus meningkat tersebut, pemerintah juga memastikan tidak ada rencana impor beras tahun ini. Indonesia kembali berada pada posisi swasembada beras karena produksi dalam negeri dinilai mampu mencukupi kebutuhan nasional.

Baca juga : DEN Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selain beras, BULOG juga memastikan ketersediaan minyak goreng tetap aman di pasaran. Pasokan minyak goreng bersubsidi Minyakita terus mengalir setiap bulan melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan.

Melalui kebijakan tersebut, BULOG memperoleh alokasi sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan. Jumlah ini dinilai cukup untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga minyak goreng di tengah kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi.

Tak hanya dua komoditas utama tersebut, sejumlah bahan pokok lain juga terpantau dalam kondisi cukup. Berdasarkan pemantauan di berbagai daerah, harga sejumlah komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Baca juga : Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Nasional Aman di Tengah Geopolitik

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Pemerintah menilai ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman sehingga tidak ada alasan untuk menimbun bahan pokok.

Rizal menegaskan, pemerintah terus memantau kondisi stok dan distribusi pangan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. “Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense