BREAKING NEWS
 

IPO WBSA Bidik Rp 306 Miliar, IPOT Permudah Akses Investor Ritel

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 31 Maret 2026 20:14 WIB
Foto: WBSA.

RM.id  Rakyat Merdeka - Momentum penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) kembali menghadirkan peluang bagi investor pasar modal Indonesia.

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (kode saham: WBSA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi salah satu emiten yang menarik perhatian, khususnya bagi investor yang memburu potensi Auto Reject Atas (ARA) pada saham IPO.

WBSA akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga penawaran Rp 150 hingga Rp 170 per saham. Dari aksi korporasi ini, perseroan menargetkan perolehan dana hingga Rp 306 miliar.

Sebagai perusahaan logistik yang berdiri sejak 1992, WBSA menawarkan layanan end-to-end, mulai dari transportasi darat, freight forwarding, pergudangan, hingga Inland Logistics Terminal (ILT).

Secara kinerja, perusahaan mencatat total aset sebesar Rp 1,15 triliun dan laba bersih Rp 24,39 miliar per September 2025.

Kemudahan akses bagi investor ritel dalam mengikuti e-IPO kini semakin terbuka melalui aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas.

Melalui platform ini, investor dapat memesan saham IPO WBSA secara cepat, praktis, dan efisien dalam satu aplikasi.

Baca juga : KPK Sita Aset Rp 100 Miliar Lebih di Kasus Kuota Haji

IPOT menawarkan sejumlah keunggulan, seperti sistem pengembalian dana (refund) yang cepat serta tampilan saham di portofolio sebelum hari pencatatan.

Selain itu, tersedia fitur indikator real-time yang membantu investor membaca pergerakan saham IPO sejak hari pertama perdagangan.

Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas, Sergio Ticoalu, menyatakan minat investor ritel terhadap IPO terus meningkat.

“Kami ingin memastikan akses yang lebih inklusif, cepat, dan berbasis teknologi agar investor dapat mengambil keputusan investasi secara lebih tepat,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).

Melalui IPOT, proses pemesanan saham IPO dilakukan secara terintegrasi, mulai dari registrasi akun, pengisian dana RDN, hingga pemesanan melalui fitur e-IPO. Sistem ini dirancang untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan kenyamanan investor ritel.

“Fitur indikator real-time menjadi diferensiasi penting, terutama untuk saham IPO yang belum memiliki data historis,” tambah Sergio.

Adsense

Investor juga dapat memantau status penjatahan secara real-time melalui aplikasi. Adapun rincian penawaran saham WBSA sebagai berikut:

Baca juga : Elnusa Realisasikan Capex Rp 566 Miliar, Perkuat Aset dan Ekspansi Energi

- Jumlah saham: maksimal 1,8 miliar saham

- Harga penawaran: Rp 150–Rp 170 per saham

- Target dana: hingga Rp 306 miliar

- Kepemilikan publik: 20,75 persen

- Masa penawaran umum: 1–8 April 2026

- Tanggal pencatatan di BEI: 10 April 2026

Mengacu pada SEOJK No. 25/2025, investor ritel mendapatkan jaminan penjatahan minimum 10 lot per SID untuk emisi tertentu, termasuk WBSA yang masuk kategori Golongan III. Ketentuan ini diharapkan memperluas akses investor ritel di pasar saham.

Baca juga : IHSG Masih Merah, Pemerintah Tenangkan Investor

Namun demikian, investor tetap perlu memperhatikan batas maksimal pemesanan sebesar 10 persen dari total nilai IPO atau Rp 30,6 miliar per SID, serta memastikan ketersediaan dana dengan prinsip “No Funds, No Order”.

Dari sisi penggunaan dana, WBSA berencana mengalokasikan hasil IPO untuk ekspansi anorganik, termasuk akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) guna memperkuat lini bisnis angkutan laut.

Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat posisi perseroan di industri logistik nasional.

IPO WBSA dinilai menjadi peluang strategis bagi investor untuk melakukan diversifikasi portofolio ke sektor logistik yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

Melalui aplikasi IPOT, investor dapat mengakses peluang tersebut secara lebih mudah dan terintegrasi.

“Kami mendorong investor memanfaatkan momentum IPO ini dengan strategi yang matang dan berbasis informasi. IPOT hadir sebagai mitra investasi, baik bagi pemula maupun profesional,” tutup Sergio.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense